10 Gejala Kekurangan Vitamin B12 pada Tubuh yang Perlu Anda Ketahui
Kelelahan terus-menerus, perubahan suasana hati, hingga gangguan ingatan merupakan tanda kekurangan nutrisi.
Gejala-gejala ini sering dikaitkan dengan kekurangan vitamin B12, yang menyebabkan tubuh tidak memproduksi cukup vitamin atau tidak mudah menyerapnya ketika dikonsumsi.
Faktor utama dari kekurangan vitamin ini adalah efek samping seperti sakit kepala, kelelahan terus-menerus, dan perubahan suasana hati.
Karena vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dalam tubuh dan kesehatan saraf secara keseluruhan, mengatasi kekurangan ini sangat penting.
Dilansir ndtv, berikut adalah 10 tanda dan gejala kekurangan vitamin B12 yang perlu Anda ketahui.
- Kelelahan
Jika Anda merasa lelah meskipun sudah cukup tidur dan mengalami kelemahan yang terus-menerus pada tubuh, maka kadar vitamin B12 Anda mungkin rendah.
Kekurangan vitamin B12 menyebabkan anemia megaloblastik, yang mengurangi pengiriman oksigen ke jaringan, menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan lesu.
- Kulit pucat atau kuning
Jika kulit Anda menjadi pucat atau memiliki rona kekuningan, Anda mungkin perlu memeriksakan kadar vitamin B12 dalam tubuh.
Hal ini terjadi karena anemia, yang membuat pembentukan sel darah merah tidak efektif dalam fungsi pengiriman oksigen dan meningkatkan kadar bilirubin.
- Mati rasa dan kesemutan
Sensasi mati rasa dan kesemutan yang terus-menerus di tangan dan kaki bisa menjadi tanda kekurangan vitamin B12.
Ini merupakan gejala neurologis yang menjadi penanda pertama kekurangan vitamin B12.
- Kesulitan berjalan atau masalah keseimbangan
Jika Anda mengalami kesulitan berjalan lurus atau menghadapi masalah keseimbangan yang berulang, maka sistem saraf Anda mungkin terpengaruh.
Karena sistem saraf mengontrol semua fungsi motorik, kekurangan vitamin B12 dapat menghambat fungsinya dengan baik.
Tanda ini juga dapat meningkatkan kemungkinan cedera, jadi kehati-hatian yang ekstrem harus dilakukan.
- Sariawan
Jika Anda mengalami peradangan lidah dan sariawan, Anda mungkin perlu mempertimbangkan seberapa banyak vitamin B12 dalam menu harian.
Ini adalah manifestasi oral klasik dari kekurangan vitamin B12, menurut beberapa studi.
- Masalah penglihatan
Jika Anda mengalami masalah penglihatan seperti penglihatan kabur, penurunan kejernihan visual, dan bahkan neuropati optik, maka kekurangan vitamin B12 mungkin menjadi penyebabnya.
- Perubahan suasana hati
Munculnya perubahan suasana hati yang tiba-tiba dan nyata seperti depresi dan mudah tersinggung mungkin merupakan tanda gangguan metilasi di otak.
Hal ini dapat terjadi ketika kadar vitamin B12 Anda rendah.
- Kehilangan ingatan dan penurunan kognitif
Jika Anda mengalami kehilangan ingatan dan kesulitan mengingat informasi penting, maka kadar vitamin B12 yang rendah mungkin menjadi penyebabnya.
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan fungsi otak, peningkatan risiko demensia, dan berkontribusi pada gangguan neuropsikiatri.
- Sesak napas dan pusing
Dua gejala utama ini dapat terjadi jika Anda memiliki kadar vitamin B12 yang sangat rendah.
Penyebab utamanya adalah anemia megaloblastik dan gangguan transportasi oksigen, yang tidak memberikan oksigen yang cukup ke sistem pernapasan.
Dengan demikian, oksigen tertunda sampai ke otak, yang menyebabkan pusing.
- Anemia dan hemoglobin rendah
Kekurangan vitamin B12 menyebabkan anemia megaloblastik, yang terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup vitamin B12 untuk membuat sel darah merah yang sehat.
Hal ini menyebabkan sumsum tulang memproduksi sel darah merah besar dan abnormal yang tidak berfungsi dengan baik.
Karena itu, darah memiliki lebih sedikit hemoglobin, yang berarti lebih sedikit oksigen yang dibawa ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan kulit pucat.
Tag: #gejala #kekurangan #vitamin #pada #tubuh #yang #perlu #anda #ketahui