Perubahan Fisik Terlalu Cepat, Dokter Jelaskan Tanda Pubertas Dini pada Anak
Kasus anak usia 7 tahun yang mengalami pubertas dini dan viral di media sosial membuat banyak orangtua mulai lebih peka terhadap perubahan fisik yang muncul terlalu cepat pada anak.
Dokter spesialis anak subspesialis endokrinologi, Dr. Faisal, SpA, SubSp. Endo (K), M.Kes, dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, menjelaskan bahwa pubertas dini atau pubertas prekoks adalah kondisi ketika tanda-tanda pubertas muncul lebih awal dari usia normal.
Tanda pubertas dini pada anak
Menurut Faisal, tanda pubertas dini yang paling sering terlihat pada anak perempuan adalah payudara yang mulai tumbuh disertai peningkatan tinggi badan yang pesat.
Sementara pada anak laki-laki, tanda utama pubertas dini adalah pembesaran testis yang hanya dapat dipastikan melalui pemeriksaan dokter menggunakan alat ukur khusus.
Selain tanda utama, pubertas dini juga dapat disertai perubahan lain seperti munculnya bau badan, jerawat, serta perubahan emosi pada anak.
“Orangtua sering datang karena merasa anaknya tampak bukan seperti anak-anak lagi,” ujar Faisal, yang juga dikenal sebagai praktisi kesehatan anak dan health educator ini.
Mengapa tanda ini tidak boleh diabaikan?
Faisal menegaskan bahwa meskipun pubertas dini tidak selalu disebabkan penyakit serius, tanda-tanda tersebut tetap perlu dievaluasi oleh dokter.
Pubertas yang terjadi terlalu cepat dapat berdampak pada pertumbuhan fisik anak karena lempeng pertumbuhan tulang bisa menutup lebih cepat sehingga tinggi badan akhir berisiko lebih pendek.
Dari sisi psikologis, anak sering kali belum siap secara emosional menghadapi perubahan tubuh sehingga dapat muncul rasa minder, cemas, atau gangguan kepercayaan diri.
Ia mengingatkan orangtua agar tidak mendiagnosis sendiri dan tidak menunda pemeriksaan bila muncul tanda pubertas terlalu dini, karena waktu sangat menentukan dalam penanganan kondisi ini.
Sebagai langkah pencegahan, orangtua disarankan menjaga berat badan anak tetap sehat, membatasi makanan ultra-proses, memastikan anak tidur cukup, serta mendorong aktivitas fisik rutin.
Faisal menegaskan orangtua tidak perlu panik, tetapi juga tidak boleh mendiagnosis sendiri atau menunda pemeriksaan jika muncul tanda pubertas terlalu dini.
“Pada pubertas, waktu sangat menentukan, jadi kalau ragu sebaiknya periksa lebih awal,” ujarnya.
Tag: #perubahan #fisik #terlalu #cepat #dokter #jelaskan #tanda #pubertas #dini #pada #anak