Krakatau Steel Siap Pasok Baja Bahan Produksi Kapal PT PAL
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menyatakan sanggup memasok kebutuhan bahan baku baja untuk produksi kapal PT PAL Indonesia (Persero).
Direktur Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo mengatakan, pemerintah telah memerintahkan seluruh proyek pembuatan kapal digarap PT PAL.
Krakatau Steel dan PT PAL sama-sama perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini berada di bawah naungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
“PT PAL bahan bakunya kan dari Krakatau Steel. Bahan baku bajanya dari Krakatau Steel, yang badan baja, plat-plat itu kan dari Krakatau Steel,” ujar Hernowo saat ditemui di kompleks pabrik Krakatau Steel, Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026).
Baca juga: Krakatau Steel Pipe Bangun Pipa Gas 540 Km, Nilai Proyek Capai Rp 4 Triliun
Ia menyebut, produksi baja Krakatau Steel saat ini bisa mencapai 4,5 juta ton dalam setahun.
Volume baja itu sudah lebih dari cukup untuk sekadar memasok kebutuhan produksi PT PAL.
PT PAL juga telah menghubungi dan mengundang Krakatau Steel untuk melihat galangan kapal.
Selain untuk bahan baku kapal, 4,5 juta ton baja itu juga bakal digunakan untuk memproduksi baja konstruksi, pipa minyak dan gas, serta produk metal lainnya.
“Produksi Krakatau Steel setahun, tahun ini 4,5 juta ton baja,” tutur Hernowo.
Menurutnya, produksi baja Krakatau Steel tahun ini bisa meningkat karena pabrik pengecoran dan pengerolan baja, Hot Strip Mill (HSM) 1 sudah kembali beroperasi.
Dengan demikian, seluruh instrumen produksi baja Krakatau Steel tahun ini sudah penuh.
“HSM 1 yang kebakaran kan sudah, sudah mulai hidup tahun ini efektif ya. Itu kira-kira nambah satu juta lah kira-kira,” kata Hernowo.
Baca juga: Krakatau Steel Pipe Mulai Kirim Pipa Saluran Migas Dumai-Sei Mangkei
Diketahui, BPI Danantara selaku super holding BUMN mewajibkan seluruh perusahaan negara yang bergerak di sektor perkapalan membeli kapal dari PT PAL.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria mengatakan, kebijakan itu diambil guna menggenjot industri nasional.
Menurutnya, tanpa kebijakan protektif industri perkapalan tanah air sulit berkembang.
Oleh karena itu, sejumlah BUMN di bidang perkapalan sepert, PT Pelni, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Pertamina International Shipping (PIS) wajib memesan kapal dari PT PAL.
"Seluruh perusahaan kita yang bergerak di bidang perkapalan wajib memproduksi di PT PAL. Tanpa ada keberpihakan dan proteksi, impossible kita bisa tumbuh, karena itu saya mewajibkan Pelni, ASDP, PIS untuk membuat seluruh kapalnya di situ," ucap Dony dalam acara diskusi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Tag: #krakatau #steel #siap #pasok #baja #bahan #produksi #kapal