Hadapi Persib, Bintang Timnas Malaysia Anggap Sebagai Pemanasan Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF
Pemain Malaysia, Daniel Ting yang membela Ratchaburi FC anggap laga lawan Persib Bandung sebagai persiapan menghadapi Timnas Indonesia di Piala AFF. (Instagram/@dan.s.ting)
18:06
19 Februari 2026

Hadapi Persib, Bintang Timnas Malaysia Anggap Sebagai Pemanasan Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF

Baca 10 detik
  • Daniel Ting dan Ratchaburi FC kalah 0-1 dari Persib Bandung di GBLA namun lolos ke perempat final ACL 2.
  • Duel ini menjadi pemanasan berharga bagi bek Malaysia saat menghadapi pemain Indonesia seperti Thom Haye dan Reijnders.
  • Pengalaman bermain di GBLA dirusak insiden kerusuhan suporter yang menyebabkan suasana akhir pertandingan kurang menyenangkan.

Meskipun gagal membawa timnya meraih kemenangan, bek Timnas Malaysia, Daniel Ting justru memetik pengalaman berharga dari lawatannya ke markas Persib Bandung.

Baginya pertandingan leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2)melawan Maung Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) terasa seperti sebuah pemanasan ideal jelang potensi bentrokan melawan Timnas Indonesia di panggung Piala AFF 2026.

Dalam laga tersebut, Daniel Ting dan Ratchaburi FC memang harus takluk 0-1 dari Persib.

Namun, berkat keunggulan agregat 3-1, mereka tetap berhak melaju ke babak perempat final.

Tampil penuh selama 90 menit, Daniel Ting berkesempatan untuk berduel langsung dengan para pilar Timnas Indonesia yang kini berseragam Persib, seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders.

Pengalaman ini memberinya gambaran awal mengenai kualitas para pemain yang mungkin akan ia hadapi saat membela Harimau Malaya.

"Ya, tentu ada beberapa pemain bagus. Selalu menyenangkan bermain melawan tim dan pemain dari negara lain. Kita lihat saja nanti kalau Indonesia dan Malaysia bertemu, baru akan terlihat seperti apa," kata Daniel Ting.

Pemain pinjaman dari Johor Darul Ta'zim ini sadar betul akan potensi pertemuan antara dua rival abadi di Asia Tenggara tersebut.

Oleh karena itu, merasakan langsung tekanan bermain di hadapan puluhan ribu Bobotoh menjadi sebuah simulasi yang sangat berharga baginya.

"Ya, tentu ada kemungkinan. Siapa pun lawannya di kompetisi seperti itu, kami pasti selalu ingin menang. Jadi sebenarnya tidak terlalu masalah siapa yang akan dihadapi," katanya.

Sayangnya, pengalaman berharga tersebut sedikit tercoreng oleh insiden kerusuhan suporter di akhir laga.

Aksi pitch invasion yang dilakukan oknum suporter membuat para pemain Ratchaburi FC tidak bisa merayakan kelolosan mereka dengan leluasa.

"Seperti yang saya bilang, atmosfernya luar biasa. Selama pertandingan, itu benar-benar membuat laga terasa hidup. Sekali lagi, hanya saja sedikit disayangkan karena ada hal di akhir pertandingan yang menutupi suasana tersebut," pungkasnya.

Editor: Arif Budi

Tag:  #hadapi #persib #bintang #timnas #malaysia #anggap #sebagai #pemanasan #lawan #timnas #indonesia #piala

KOMENTAR