Bela Gianluca Prestianni, Jose Luis Chilavert Sebut Vinicus Jr Sumber Masalah
Kiper legendaris Paraguay, Jose Luis Chilavert melontarkan pernyataan kontroversial terkait insiden dugaan rasisme dalam laga Benfica kontra Real Madrid pada fase knock out Liga Champions. [Instagram]
19:36
19 Februari 2026

Bela Gianluca Prestianni, Jose Luis Chilavert Sebut Vinicus Jr Sumber Masalah

Baca 10 detik
  • Jose Luis Chilavert membela Gianluca Prestianni dan menuding Vinícius sebagai pemicu awal perselisihan rasisme.
  • Chilavert juga mengkritik Kylian Mbappé atas dukungannya kepada Vinícius, melontarkan komentar transphobia yang dikecam.
  • Jose Mourinho dikritik Seedorf karena dianggap membenarkan rasisme dengan menyoroti selebrasi Vinícius yang dianggap provokatif.

Kiper legendaris Paraguay, Jose Luis Chilavert melontarkan pernyataan kontroversial terkait insiden dugaan rasisme dalam laga Benfica kontra Real Madrid pada fase knock out Liga Champions.

Dalam wawancara bersama Radio Rivadavia, mantan kiper yang juga eks pemain Vélez Sarsfield itu secara terbuka membela Gianluca Prestianni dan justru menuding Vinícius sebagai pemicu perselisihan.

Chilavert mempertanyakan mengapa Prestianni menjadi sasaran kritik di Spanyol. Ia menyebut bahwa penghinaan pertama justru datang dari kubu Vinicius.

“Saya berdiri bersama Prestianni. Vinicius adalah orang pertama yang menghina semua orang,” kata Chilavert.

“90 persen pemain Madrid berkulit hitam, mengapa mereka tidak punya masalah dan Vinicius selalu punya konflik?" tambah Chilavert.

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan kontroversial usai kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dinihari WIB. [Tangkap layar X] PerbesarPelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan kontroversial usai kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dinihari WIB. [Tangkap layar X]

Ia bahkan menuding Vinicius tidak konsisten dalam perjuangannya melawan diskriminasi karena dinilai tidak pernah bersuara terkait dugaan kekerasan aparat di stadion-stadion Brasil terhadap suporter asing.

Kontroversi tak berhenti pada Vinicius. Chilavert juga menyerang Kylian Mbappé, yang sebelumnya menunjukkan dukungan kepada Vinicius.

Dalam pernyataannya, Chilavert melontarkan komentar bernada transphobia yang langsung menuai kecaman. Ia mempertanyakan nilai-nilai yang dibawa Mbappe dan menyebut sepak bola telah kehilangan esensinya.

Sebelumnya pelatih Benfica, Jose Mourinho menyoroti selebrasi Vinicius yang dianggapnya tidak hormat.

Ia menyebut setiap stadion yang didatangi sang winger selalu memunculkan kontroversi.

“Saya pikir dia memprovokasi penonton. Saat mencetak gol seperti itu, rayakan dengan hormat,” kata Mourinho.

Ia juga menyebut legenda Benfica, Eusebio, sebagai bukti bahwa klub tersebut bukan rasis.

Pernyataan ini langsung menuai kritik. Legenda Real Madrid, Clarence Seedorf, menyebut Mourinho melakukan kesalahan besar karena terkesan membenarkan rasisme dengan dalih provokasi.

Senada, Theo Walcott menyatakan Mourinho seharusnya tidak berbicara di depan kamera dalam situasi sensitif tersebut.

Sementara itu, penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, bahkan meminta agar Prestianni tidak lagi diizinkan tampil di Liga Champions jika terbukti bersalah.

“Kita tidak bisa menerima pemain di kompetisi tertinggi Eropa bertindak seperti itu,” ujar Mbappe.

Legenda Arsenal, Thierry Henry, yang juga pernah menjadi korban rasisme, menyatakan empatinya kepada Vinicius.

“Terkadang Anda merasa sendirian. Ini bisa menjadi kata-katamu melawan kata-katanya,” ujar Henry.

Kontributor: Azka Putra

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #bela #gianluca #prestianni #jose #luis #chilavert #sebut #vinicus #sumber #masalah

KOMENTAR