Berat Badan Normal tapi Pipi Chubby? Ini Penyebabnya Menurut Ahli
- Banyak orang yang mendambakan pipi yang tirus, sayangnya terkadang pipi terlihat chubby alias tembam, bahkan saat berat badan masih tergolong normal.
Pipi chubby sering dianggap semata-mata akibat penambahan lemak, padahal menurut para ahli, tampilan pipi yang tampak penuh bisa dipengaruhi banyak faktor, mulai dari genetik, hormon, hingga kebiasaan sehari-hari.
Simak 5 penyebab pipi terlihat chubby berdasarkan pandangan para pakar kesehatan dan nutrisi.
Baca juga: Kebiasaan Bernapas Lewat Mulut Ganggu Kesehatan Gigi dan Bentuk Wajah
5 Penyebab pipi terlihat lebih chubby
1. Distribusi lemak tubuh dan faktor genetik
Setiap orang memiliki pola penyimpanan lemak tubuh yang berbeda. Ada yang lebih mudah menyimpan lemak di perut atau paha, sementara yang lain cenderung menyimpannya di area wajah. Hal ini sangat dipengaruhi oleh faktor genetik.
Ahli gizi dan pelatih kebugaran Albert Matheny menjelaskan, kepenuhan di wajah berkaitan erat dengan persentase lemak tubuh secara keseluruhan.
“Kepenuhan pada wajah sangat bergantung pada persentase lemak tubuh total, tidak ada cara untuk menargetkan lemak hanya di satu area,” ujarnya, dikutip Women’s Health, Kamis (19/2/2026).
Ia menambahkan, jika persentase lemak tubuh meningkat, perubahan tersebut kerap lebih cepat terlihat di wajah karena area ini memiliki ruang penyimpanan lemak yang relatif kecil.
Itulah sebabnya sedikit kenaikan berat badan bisa langsung membuat pipi tampak lebih penuh.
Baca juga: Begini Cara Contour Wajah Bulat agar Terlihat Tirus dan Tajam
2. Retensi cairan akibat asupan garam dan alkohol
Pipi yang terlihat chubby tidak selalu berarti penambahan lemak. Dalam banyak kasus, wajah tampak lebih bulat karena retensi cairan atau penumpukan cairan sementara di jaringan wajah.
Ahli gizi Jessica Cording mengatakan, konsumsi makanan tinggi garam dan alkohol bisa memicu wajah terlihat membengkak.
“Obat-obatan tertentu, asupan natrium, serta alkohol dapat menyebabkan wajah tampak lebih bengkak, terutama keesokan paginya,” jelasnya.
Kabar baiknya, kondisi ini biasanya bersifat sementara. Menurut Cording, pembengkakan akan berkurang dalam satu hingga dua hari, terlebih jika dibantu dengan hidrasi yang cukup, pijat wajah ringan, atau kompres dingin.
Baca juga: 5 Gerakan Senam Wajah agar Pipi Tirus, Mudah Dilakukan Cuma 15 Menit
3. Perubahan hormon dan pengaruh obat-obatan
Faktor hormonal juga memegang peran penting dalam perubahan tampilan wajah. Fluktuasi hormon, seperti saat menstruasi, kehamilan, atau akibat stres, dapat memicu tubuh menahan lebih banyak cairan.
Selain itu, beberapa jenis obat, termasuk kortikosteroid atau obat tertentu untuk kondisi medis, diketahui dapat menyebabkan pembengkakan wajah.
Kondisi ini kerap disalahartikan sebagai penambahan lemak di pipi, padahal penyebabnya lebih kompleks.
Menurut para ahli, perubahan hormonal dan efek samping obat biasanya perlu dievaluasi secara menyeluruh, terutama jika perubahan bentuk wajah terjadi cukup cepat atau disertai keluhan lain.
Baca juga: 4 Penyebab Jerawat di Dagu, Hormonal hingga Ingrown Hair
4. Penurunan atau kenaikan berat badan
Wajah sering kali menjadi area pertama yang menunjukkan perubahan berat badan. Saat seseorang mulai menurunkan berat badan, wajah biasanya terlihat lebih tirus lebih awal.
Sebaliknya, saat berat badan naik, pipi juga bisa tampak lebih chubby dalam waktu singkat.
“Penurunan berat badan sering kali lebih terlihat di wajah karena wajah bukan area penyimpanan lemak yang besar. Sedikit perubahan saja sudah tampak jelas,” ungkap Presiden Obesity Medicine Association, Lydia C. Alexander, dilansir Today.
Namun, ia juga mengingatkan, lemak di wajah sebenarnya berperan menjaga tampilan tetap awet muda. Penurunan berat badan yang terlalu cepat justru bisa membuat wajah terlihat lebih tua dan cekung.
Baca juga: 3 Penyebab Jerawat di Pipi, Stop Pegang Wajah dengan Tangan
5. Stres, kurang tidur, dan gaya hidup
Stres kronis dan kurang tidur dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Kondisi ini berkontribusi pada peradangan dan retensi cairan, termasuk di area wajah.
Selain itu, pola makan tidak seimbang, kurang minum air putih, serta minim aktivitas fisik juga dapat memperburuk tampilan wajah yang sembap.
Menurut para ahli, perbaikan gaya hidup, seperti tidur cukup, mengelola stres, dan menjaga hidrasi, dapat membantu memperbaiki tampilan pipi secara bertahap.
Pipi yang terlihat chubby tidak selalu menandakan kelebihan lemak. Para ahli sepakat bahwa pendekatan terbaik bukanlah solusi instan, melainkan perbaikan gaya hidup secara menyeluruh.
Dengan memahami penyebabnya, seseorang bisa lebih bijak menilai perubahan pada wajah, dan tidak buru-buru menganggapnya sebagai masalah semata.
Baca juga: Model Rambut Ideal Berdasarkan Bentuk Wajah, Jangan Salah Pilih
Tag: #berat #badan #normal #tapi #pipi #chubby #penyebabnya #menurut #ahli