Misi Bahlil Ikut Prabowo Ke AS: Perpanjang Kerja Sama ExxonMobil
Menteri ESDM, Bahlil saat menghadiri acara HIPMI di Makassar, Sulsel, Minggu (15/2/2026)(Kompas.com/ Atri Suryatri Abbas)
18:32
19 Februari 2026

Misi Bahlil Ikut Prabowo Ke AS: Perpanjang Kerja Sama ExxonMobil

- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia disebut membawa misi perpanjangan kerja sama ExxonMobil dalam lawatan ke Amerika Serikat (AS) bersama Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas), Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, pemerintah ingin kerja sama dengan ExxonMobil di Blok Cepu tetap diperpanjang.

Perpanjangan itu merupakan satu dari sekian banyak misi Bahlil dalam membangun kerja sama di sektor energi dengan AS.

“Banyak ya, antara lain ya kita tetap memperpanjang untuk ExxonMobil,” kata Laode saat ditemui di kompleks pabrik Krakatau Steel, Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Kejar Swasembada Energi, Bahlil Mau Intervensi Sumur Tua

Laode enggan mengungkapkan lebih lanjut menyangkut agenda Bahlil mendampingi Presiden Prabowo.

ExxonMobil merupakan salah satu perusahaan migas terbesar di dunia yang berbasis di Texas.

ExxonMobil Cepu Limited memiliki 45 persen hak partisipasi participating interest dalam pengelolaan Blok Cepu, Jawa Timur.

Pemerintah, melalui PT Pertamina EP Cepu juga memiliki 45 persen hak partisipasi.

Sementara, 10 persen hak lainnya dimiliki badan usaha milik daerah (BUMD) yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) Blok Cepu.

Blok Cepu menjadi wilayah Kontrak kerja Sama (KKS) yang meliputi Kabupaten Blora, Jawa Tengah, serta Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur.

Pada 2025, rata-rata produksi tahunan Blok Cepu mencapai 170.000 sampai 180.000 barel per hari.

Sebelumnya, Bahlil ikut bertolak ke AS bersama Prabowo dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada Senin (16/2/2026).

Mereka bertolak dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Selain membahas persoalan negosiasi tarif impor Indonesia di AS atau tarif Trump dan Dewan Perdamaian Board of Peace, pertemuan bilateral itu juga membahas kerja sama bidang energi.

Mengutip Kontan.co.id, pertemuan itu mendorong kolaborasi peningkatan investasi, transfer teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.

“Prinsipnya adalah kemitraan yang saling menguntungkan dan tetap berpijak pada kepentingan nasional,” kata Bahlil di Washington D.C., Selasa (17/2/2026) dalam keterangan resminya.

Adapun Prabowo dijadwalkan menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) hari ini.

Perjanjian itu meliputi komitmen INdonesia membeli produk energi AS senilai Rp 250 triliun atau 15 miliar dollar AS. yang mencakup liquefied petroleum gas (LPG), minyak mentah atau crude oil, dan bahan bakar minyak (BBM).

Tag:  #misi #bahlil #ikut #prabowo #perpanjang #kerja #sama #exxonmobil

KOMENTAR