Galangan Kapal Dalam Negeri Jadi Harapan Baru Industri Baja Nasional
Ketua Umum Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) Akbar Djohan saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (11/2/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
21:40
11 Februari 2026

Galangan Kapal Dalam Negeri Jadi Harapan Baru Industri Baja Nasional

- Industri galangan kapal dalam negeri saat ini menjadi harapan baru bagi industri baja nasional yang sedang lesu.

Ketua Umum Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) Akbar Djohan, pihaknya telah menggelar forum group discussion (FGD) dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beberapa waktu lalu.

“Rasanya hari ini komitmen daripada pemerintah dengan berbagai pertemuan FGD sudah sangat memberikan new hope untuk industri baja,” kata Djohan saat ditemui awak media di sela-sela Munas ke 5 IISIA di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Purbaya memberikan perhatian agar produksi proyek produksi kapal di galangan tanah air menyerap produk baja dari industri lokal.

Produk baja industri lokal diharapkan menjadi prioritas dalam pembangunan kapal, alih-alih baja impor.

“Menteri Keuangan, Pak Purbaya, untuk bisa bagaimana industri galangan kapal juga serta shipping lainnya ini bisa menjadi prioritas mendapatkan order dari semua kementerian,” ujar Djohan.

Baca juga: Purbaya Sidak Perusahaan Baja asal China di Tangerang, Dugaan Pelanggaran Pajak Capai Rp 583 Miliar

Para pelaku industri baja juga berharap dilibatkan dalam berbagai proyek strategis nasional.

Pada proyek mewujudkan ketahanan energi misalnya, pembangunan kapal tanker dilakukan di dalam negeri dan menggunakan baja pengusaha lokal.

“Sehingga seluruh kapal tanker atau carrier oil and gas ini bisa diproduksi dalam negeri,” ucap Djohan.

Industri baja lokal juga bisa terlibat proyek strategis lainnya menyangkut ketahanan pangan dengan menyuplai baja bahan baku kapal nelayan.

“Ini akan dikonsolidasikan dalam negeri sehingga industri baja mulai dari hulu, mainstream, sampai ke hilir harusnya akan segera tumbuh dan berkembang,” kata Djohan.

Melansir dari Antara, pada kesempatan terpisah Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, penguatan industri galangan kapal memiliki fungsi strategis.

Sektor industri itu bisa memperkuat daya saing industri manufaktur nasional dan menopang distribusi barang antar wilayah.

Meski demikian, Agus mengakui industri galangan kapal saat ini dihadapkan persoalan struktural.

Di antaranya menyangkut ketergantungan impor bahan baku dan komponen kapal.

Di luar itu, industri galangan kapal juga dihadapkan pada rendahnya permintaan pembangunan kapal baru.

“Kapasitas galangan kapal nasional sebenarnya cukup memadai, namun utilisasi masih rendah karena terbatasnya permintaan pembangunan kapal baru. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah harus mampu menciptakan demand yang berkelanjutan,” kata Agus di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Baca juga: Perusahaan Turkiye Lirik Industri Galangan Kapal dan Energi RI

Tag:  #galangan #kapal #dalam #negeri #jadi #harapan #baru #industri #baja #nasional

KOMENTAR