Cara Mengajukan Visa ke Dubai, Lengkap dengan Biayanya
Wisatawan menikmati obyek wisata Dubai Miracle Garden, taman bunga seluas 72.000 meter persegi yang ada di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (KOMPAS.com / SRI ANINDIATI NURSASTRI)
22:07
11 Februari 2026

Cara Mengajukan Visa ke Dubai, Lengkap dengan Biayanya

- Sebanyak 19,59 juta wisatawan dari seluruh dunia berkunjung ke Dubai sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data Dubai Department of Economy and Tourism (DET) yang diterima Kompas.com pada Rabu (11/2/2026), terdapat kenaikan lima persen jumlah wisatawan di Dubai dibandingkan pada 2024 yang mencapai 18,72 juta.

“Rekor kunjungan wisatawan internasional ini mencerminkan kuatnya kepercayaan wisatawan global terhadap Dubai, serta efektivitas kebijakan yang selaras dengan Dubai Economic Agenda, D33,” kata CEO Dubai Corporation for Tourism and Commerce Marketing (Visit Dubai), Issam Kazim, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com.

Setelah Pantai Sepanjang, Pemkab Gunungkidul Akan Tata Pantai Krakal

Selama tiga tahun berturut-turut, Dubai mencatat rekor pertumbuhan pariwisata, sekaligus menegaskan daya tariknya yang terus meningkat di kalangan wisatawan global.

Pertumbuhan tersebut juga terlihat pada akhir tahun, dengan lebih dari dua juta wisatawan tercatat pada Desember 2025.

Kemudahan akses ke Dubai

Issam menilai, tingginya angka kunjungan turis ke Dubai mencerminkan kinerja positif menjelang 2026, sekaligus menegaskan daya tarik Dubai sebagai destinasi yang mudah dijangkau dan nyaman untuk dikunjungi.

Aksesibilitas ini semakin didukung oleh peran Dubai sebagai salah satu hub utama penerbangan global.

Pada Februari 2026, Dubai International Airport (DXB) kembali menempati peringkat teratas dunia dengan hampir 4,9 juta kursi penerbangan internasional yang dijadwalkan selama bulan tersebut, menunjukkan kuatnya konektivitas Dubai ke berbagai destinasi dunia.

“Ke depannya, kami akan terus memperkuat posisi Dubai di tingkat global melalui inovasi digital dan pengalaman wisata yang berkualitas, sekaligus melanjutkan investasi pada kapasitas, infrastruktur, dan berbagai inisiatif untuk memastikan Dubai tetap menjadi salah satu destinasi terdepan di dunia,” ujar Issam.

Baca juga: Mengenal Pesawat Smart Air, Maskapai Udara yang Jangkau Pedalaman Papua

Selain konektivitas, Dubai juga terus mempermudah perjalanan melalui kebijakan visa yang fleksibel, termasuk visa sekali perjalanan, multiple-entry, serta fasilitas visa on arrival bagi wisatawan dari 87 negara.

Kebijakan ini membuat perjalanan ke Dubai semakin mudah sejak tahap perencanaan.

Bagi wisatawan Indonesia, proses pengajuan visa turis Uni Emirat Arab (UEA) juga lebih sederhana dari yang dibayangkan.

Melalui sistem digital dengan persyaratan yang jelas dan proses yang cepat, wisatawan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih mudah.

Baca juga: 7 Pilihan Wisata Dieng, dari Pemandian Air Panas sampai Bukit Panorama

Cara mengajukan visa turis ke Dubai

Sebagian besar wisatawan Indonesia mengajukan visa turis jangka pendek dengan masa tinggal 30 atau 60 hari.

Visa ini bisa digunakan untuk liburan, kunjungan keluarga, maupun perjalanan wisata. Proses pengajuan visa ini umumnya dilakukan melalui agen perjalanan, maskapai penerbangan, atau kanal digital yang resmi.

Syarat mengajukan visa turis Dubai

Perlu diketahui, pemohon visa turis Uni Emirat Arab (UEA) wajib melampirkan persyaratan dokumen berikut ini.

1. Paspor aktif dengan masa berlaku minimal enam bulan sebelum kedaluwarsa.

2. Foto terbaru ukuran 3x4 cm hingga 4x6 cm.

3. Data diri untuk pengisian formulir aplikasi.

4. Informasi penerbangan, termasuk tanggal kedatangan dan kepulangan (opsional).

5. Informasi akomodasi, seperti reservasi hotel atau data pihak penjamin (opsional).

Untuk mengurus visa turis ini, wisatawan Indonesia tidak perlu datang ke kedutaan atau konsulat, serta tidak diwajibkan menjalani wawancara.

Seluruh proses dilakukan secara online dan dirancang untuk meminimalkan tahapan administratif, sehingga memudahkan perencanaan perjalanan, termasuk bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Dubai.

Baca juga: Dari Glodok hingga Ancol, 5 Klenteng Bersejarah di Jakarta untuk Wisata Imlek

Tahap pengajuan visa ke Dubai

Pengajuan visa dilakukan secara digital melalui platform resmi dan terotorisasi, termasuk melalui General Directorate of Residency and Foreigners Affairs (GDRFA).

Setelah diajukan, permohonan umumnya diproses dalam waktu sekitar 48 jam, tergantung pada kelengkapan dokumen dan proses verifikasi masing-masing pemohon.

Secara umum, tahapan pengajuan meliputi:

1. Mengakses platform resmi pengajuan visa melalui https://www.gdrfad.gov.ae/en/services/.

2. Memilih jenis visa sesuai dengan rencana perjalanan.

3. Mengisi formulir aplikasi dan mengunggah dokumen yang diperlukan.

4. Melakukan pembayaran biaya visa (jika berlaku) dan melanjutkan pengajuan.

Setelah diajukan, permohonan visa akan diproses melalui sistem yang terintegrasi, dan statusnya dapat dipantau secara online sehingga wisatawan dapat memantau perkembangan pengajuan secara berkala.

Berapa biaya pembuatan visa wisata ke Dubai?

Biaya visa turis UEA ditentukan berdasarkan lama masa tinggal, sehingga wisatawan dapat menyesuaikan anggaran perjalanan.

Visa turis 30 hari dikenakan biaya sebesar AED 200 atau sekitar Rp 840.000, sementara visa turis 60 hari sebesar AED 300 atausekitar Rp 1,2 jutaan.

Selain biaya dasar tersebut, masing-masing visa juga dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar lima persen.

Untuk jenis visa turis ini, tidak diperlukan uang jaminan (security deposit), sehingga dapat mengurangi salah satu kekhawatiran yang umum, terutama bagi wisatawan yang pertama kali mengajukan visa.

Dalam kondisi tertentu, biaya administratif tambahan dapat berlaku, khususnya jika pihak sponsor berada di dalam wilayah UEA.

Baca juga: Rayakan Imlek 2026 di Ancol, Ada Barongsai hingga Promo Tiket Rp 150.000

Tag:  #cara #mengajukan #visa #dubai #lengkap #dengan #biayanya

KOMENTAR