Peringatan May Day 2026, PDI-P: Buruh Pilar Penting Bangsa
Ketua DPD PDIP Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mercy Chriesty Barends. (Dok. PDIP)(Febrianto Adi Saputro)
13:42
3 Mei 2026

Peringatan May Day 2026, PDI-P: Buruh Pilar Penting Bangsa

- Ketua DPP PDI Perjuangan (PDI-P) Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mercy Chriesty Barends mengingatkan kembali perjuangan kaum buruh merupakan bagian penting dari cita-cita keadilan sosial yang sejak awal diperjuangkan bangsa Indonesia.

Menurutnya perjuangan buruh tidak bisa dilepaskan dari nilai ideologi yang berpihak pada rakyat kecil, kaum pekerja, dan mereka yang hidup dari keringat serta tenaga.

"Sebagaimana diajarkan oleh Soekarno, bahwa kemerdekaan sejati bukan hanya kemerdekaan politik, tetapi juga kemerdekaan ekonomi di mana tidak boleh ada penindasan manusia atas manusia, tidak boleh ada eksploitasi buruh oleh pemilik modal," kata Mercy di Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 PDI-P dengan tema "Banteng Pro Pekerja: Buruh Berdaulat, Indonesia Berdikari" yang digelar di GOR Otista, Jakarta, Minggu (3/5/2026).

"Hari ini, kita berdiri tegak dalam semangat itu. Semangat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

Baca juga: Anggota DPR Minta RUU Ketenagakerjaan Jangan Diberikan ke Baleg, Harus Tetap di Komisi IX

Mercy menegaskan, peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan lahir dari sejarah panjang perjuangan kelas pekerja di berbagai negara yang menuntut hak-hak dasar seperti jam kerja yang manusiawi, upah layak, serta perlindungan kerja.

Sejarah perjuangan buruh di Indonesia juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi.

Namun, semangat perlawanan buruh terus tumbuh dan menjadi bagian dari gerakan kebangsaan.

Menurutnya, setelah kemerdekaan hingga masa reformasi, peran buruh tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.

Bahkan sejak 2013, pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional.

"Sebuah pengakuan bahwa buruh adalah pilar penting bangsa ini," ujarnya.

Baca juga: Anggota DPR: RUU Ketenagakerjaan Diharapkan Bisa Adil, Adaptif, dan Partisipatif

Mercy mengapresiasi kepada buruh yang telah menjadi tulang punggung industri, penggerak ekonomi, dan penjaga dapur keluarga.

Buruh disebut berperan menjaga roda ekonomi terus berputar.

Kendati demikian ia memahami masih banyak tantangan yang dihadapi buruh hari ini.

Mulai dari upah yang belum sepenuhnya layak, jaminan kerja yang belum pasti, serta tekanan ekonomi yang semakin berat.

Karena itu, masih kata Mercy, PDI Perjuangan akan terus berdiri bersama para kaum buruh.

"Partai ini lahir dari rahim perjuangan rakyat, dan akan terus menjadi rumah bagi kaum wong cilik, termasuk kaum buruh. Perjuangan kita bukan untuk melemahkan industri, tetapi untuk memastikan bahwa kemajuan ekonomi berjalan seiring dengan keadilan sosial. Bahwa perusahaan tumbuh, tetapi buruh juga sejahtera. Bahwa keuntungan meningkat, tetapi kehidupan buruh juga bermartabat," ucapnya.

Tag:  #peringatan #2026 #buruh #pilar #penting #bangsa

KOMENTAR