Rahasia Wangi Parfum Tahan Seharian di Cuaca Panas, Menurut Perfumer Singapura
- Cuaca panas dan lembap seperti di Indonesia sering kali menjadi “musuh” utama parfum.
Baru beberapa jam beraktivitas, aroma yang tadinya segar perlahan menghilang. Apalagi jika harus beraktivitas di luar ruangan, terpapar matahari dan berkeringat.
Tak heran, banyak orang merasa harus menyemprot ulang parfum berkali-kali dalam sehari.
Menurut Founder & Perfumer BestPerfume.Store, Josh Frost, hal ini bukan semata karena kualitas parfum yang buruk, melainkan karena sebagian besar parfum di dunia memang tidak dirancang untuk iklim tropis.
Baca juga: 4 Titik Semprot Parfum yang Bikin Wangi Tahan Lama
“Jadi, alasan utama Best Perfume menghadirkan parfume concentrate mencapai 50% adalah karena banyak parfum di seluruh dunia, terutama yang berasal dari Grasse, Prancis, dibuat untuk cuaca dingin. Di sana, Anda bisa menyemprotkan parfum dan aromanya akan bertahan lama,” jelas Josh saat ditemui di acara Brand Launch & Media Gathering BestPerfume.Store di Wyl’s Kitchen, Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Tapi di Singapura atau Indonesia, tidak mungkin parfum Anda bisa bertahan lewat jam makan siang. Apalagi jika Anda berjalan kaki, naik bus, atau naik kereta, wangi parfum Anda pasti hilang. Jadi, konsentrasi tinggi ini bertujuan untuk mengalahkan panas. Parfum ini 100% dibuat memang untuk memastikan kita bisa menghadapi hari yang panas atau berangin,” tuturnya.
Konsentrasi Jadi Kunci Utama
Launching BestPerfume.StoreSelama ini, istilah seperti Eau de Toilette (EDT) atau Eau de Parfum (EDP) sering digunakan untuk menggambarkan kekuatan parfum. Namun, tidak semua orang memahami bahwa perbedaan utamanya terletak pada konsentrasi bahan aktif di dalamnya.
“EDT biasanya sekitar 4-8% (bahan aktif), kemudian EDP sekitar 10-15%, extrait sekitar 30%, dan concentrate mencapai 50%. Ini angka tertinggi yang memungkinkan untuk disemprot. Di atas 50% akan sangat sulit untuk di-spray,” jelas Josh.
Sayangnya, menurut Josh banyak produk di pasaran mengklaim memiliki konsentrasi tinggi, tetapi tidak semuanya benar-benar menggunakan bahan aktif murni.
“Maksudnya adalah konsentrasi bahan-bahannya. Beberapa merek ada yang mengencerkan bahan mereka, lalu mengklaim konsentrasinya tinggi. Ini sering terjadi di dunia kosmetik. Padahal bagi kami, 50% bahan aktif atau murni itulah yang membuat parfum bertahan lama,” paparnya.
Baca juga: Bukan Lagi Sekadar Wewangian, Parfum Kini Jadi Bagian Ekspresi Diri
Dalam praktiknya, semakin tinggi konsentrasi bahan aktif, semakin kuat pula daya tahannya, terutama dalam menghadapi panas dan kelembapan tinggi.
Berapa Lama Parfum Bisa Bertahan?
Namun demikian, Josh mengungkap, ketahanan parfum tidak hanya bergantung pada konsentrasi, tetapi juga pada jenis bahan yang digunakan. Aroma ringan seperti citrus cenderung lebih cepat menguap dibandingkan aroma yang lebih dalam seperti woody.
“Setiap parfum akan berbeda karena bahannya berbeda-beda. Rata-rata produk Best Perfume, saya bisa memakai parfum sekarang, dan tiga hari kemudian saat saya melepas baju ini, aromanya masih tercium. Tapi beberapa parfum yang lebih ringan seperti aroma citrus, mungkin hanya bertahan sekitar dua hari,” kata Josh.
Tips agar Tetap Wangi Seharian
Selain memilih parfum dengan konsentrasi yang tinggi, cara penggunaan parfum juga berperan besar dalam menentukan ketahanan aroma.
1. Jangan menggosok pergelangan tangan
Kesalahan paling umum adalah menggosok pergelangan tangan setelah menyemprotkan parfum. Hal ini justru dapat memecah molekul aroma dan membuatnya lebih cepat menguap.
"Kesalahan utama adalah orang-orang menggosok parfum setelah disemprot. Jangan digosok," pesan Josh.
2. Teknik semprot dua tahap
Untuk mendapatkan ketahanan maksimal, Josh menyarankan teknik pengulangan dengan jeda waktu tertentu, agar cairan parfum terserap sempurna ke kulit.
"Jika ingin awet, semprotkan parfum, kemudian tunggu lima menit sebelum berangkat, lalu semprotkan lagi. Biarkan tubuh menyerap semprotan pertama, lalu semprotkan kedua akan membuatnya benar-benar terkunci," jelasnya.
Namun, ia mengingatkan jika menggunakan parfum dengan konsentrasi sangat tinggi, seperti 50%, teknik ini mungkin akan membuat aromanya menjadi terlalu kuat.
3. Fokus pada titik nadi
Titik nadi seperti pergelangan tangan dan leher adalah area terbaik, karena panas tubuh alami di titik tersebut membantu memancarkan aroma secara konsisten.
"Saya sarankan pakai di titik nadi, di pergelangan tangan dan leher, bisa juga di belakang lutut," tambahnya.
Baca juga: Parfum Jadi Pilihan Pertama Konsumen Saat Belanja Produk Luxury Beauty, Ungguli Skincare dan Makeup
Menyesuaikan Parfum dengan Iklim
Kunci utama agar parfum bisa bertahan seharian di cuaca panas bukan hanya soal merek, tetapi bagaimana formula parfum tersebut dirancang. Parfum yang dibuat untuk iklim dingin, belum tentu bekerja optimal di negara tropis seperti Indonesia.
Bagi Anda yang ingin tetap tampil percaya diri dengan aroma segar, meski harus beraktivitas di bawah terik matahari, memahami konsentrasi bahan dan teknik aplikasi yang benar adalah kunci utama agar parfum Anda mampu bertahan sepanjang hari.
BestPerfume.Store telah resmi masuk ke Indonesia dan beroperasi secara eksklusif melalui situs web resmi https://bestperfume.store/. Harga parfum mulai dari Rp 958.000.
Selain tanpa biaya pengiriman internasional ke 34 provinsi di Indonesia, pelanggan juga dapat bergabung dalam program loyalitas Rewards, untuk mendapatkan poin di setiap pembelian.
Tag: #rahasia #wangi #parfum #tahan #seharian #cuaca #panas #menurut #perfumer #singapura