PPP Sebut Usul Yusril soal Ambang Batas Parlemen Jadi Jalan Tengah
Ketum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono membuka Bimtek Nasional Fraksi PPP di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Sabtu (14/2/2026).(KOMPAS.com/ NI KETUT SUDIANI)
22:22
4 Mei 2026

PPP Sebut Usul Yusril soal Ambang Batas Parlemen Jadi Jalan Tengah

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merespons positif usulan Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra terkait soal ambang batas parlemen disesuaikan dengan jumlah alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR.

PPP menilai pemikiran tersebut menjadi solusi efektif atau "jalan tengah" di tengah beragamnya usulan yang berkembang di publik saat ini.

"Saya kira menarik pernyataan dan usulan Bapak Yusril, dan seyognya pemikiran ini bisa dijadikan sebagai jalan tengah dari berbagai usulan dan alternatif yang selama ini mengemuka dan berkembang di publik," kata Juru Bicara PPP Rusman Yakob kepada Kompas.com, Senin (4/5/2026).

Baca juga: Respons Yusril, Ketua PDI-P: Ambang Batas Parlemen Ideal 38 Kursi

Rusman mengatakan, PPP akan mengkaji usulan Yusril tersebut.

Sebab, usul itu dinilai lebih logis untuk diterapkan dalam sistem demokrasi Indonesia ke depan.

"Sepertinya pemikiran ini lebih pas dan cocok karena pengalaman kita selama ini banyak aspirasi politik masyarakat melalui hasil pemilu yang tidak terakomodasi/terbuang akibat tidak lolosnya ambang batas yang ditetapkan selama ini," ujar dia.

Baca juga: Komentari Usul Yusril, PSI: Penyederhanaan Parlemen Bukan dengan Ambang Batas

Diberitakan sebelumnya, Yusril mengusulkan agar jumlah AKD atau komisi di DPR menjadi ambang batas parlemen bagi partai politik peserta pemilihan umum (pemilu).

Usulan tersebut mendapat respons beragam dari partai-partai, tetapi hampir seluruh partai nonparlemen mendukung usulan Yusril.

Tag:  #sebut #usul #yusril #soal #ambang #batas #parlemen #jadi #jalan #tengah

KOMENTAR