Visa Kerap Jadi Batu Sandungan, Asuransi Ini Soroti Risiko Awal Perjalanan
Sejumlah travel agent rekanan menghadiri Travel Agent Kick Off PT Asuransi Tokio Marine Indonesia di Jakarta.(DOK. TOKIO MARINE)
15:44
11 Februari 2026

Visa Kerap Jadi Batu Sandungan, Asuransi Ini Soroti Risiko Awal Perjalanan

– Risiko penolakan visa masih menjadi salah satu titik krusial dalam perjalanan internasional dan berpotensi menimbulkan kerugian finansial sejak tahap awal perencanaan. Kondisi ini menjadi sorotan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) dalam agenda Travel Agent Kick Off yang digelar di Jakarta.

“Dalam proses perjalanan internasional, tahap pengajuan visa sering menjadi titik krusial. Banyak orang sudah mempersiapkan berbagai kebutuhan perjalanan sebelum hasil visa keluar. Melalui Visa Protection, kami ingin membantu nasabah merasa lebih tenang karena ada perlindungan tambahan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Head of Product Development PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, Djoko Mulyono, dalam keterangan resminya, Rabu (11/2/2026).

Acara Travel Agent Kick Off tersebut dihadiri lebih dari 50 travel agent rekanan dan berlangsung di Aroem Resto & Café, Gambir, Jakarta. Kegiatan ini menjadi forum penyamaan arah layanan TMI bersama mitra sekaligus ajang apresiasi bagi travel agent yang memenuhi kriteria program insentif.

Selain sesi diskusi dan pemaparan program, rangkaian acara juga diisi dengan pemberian penghargaan, pembagian hadiah dan doorprize, hingga makan siang bersama. TMI menegaskan peran travel agent sebagai mitra strategis dalam mendampingi konsumen sejak tahap perencanaan perjalanan.

Baca juga: OJK: Wacana Asuransi Perjalanan Wajib untuk Turis Asing Perlu Dikaji

Risiko Finansial Sejak Tahap Visa

TMI menilai, risiko perjalanan tidak hanya muncul saat keberangkatan atau selama perjalanan berlangsung, tetapi sudah dimulai sejak proses pengajuan visa. Penolakan visa, menurut TMI, dapat berdampak pada biaya yang telah dikeluarkan sebelumnya, seperti pengurusan dokumen, tiket, dan akomodasi.

Secara umum, fitur Visa Protection memberikan manfaat penggantian atas biaya pengurusan visa yang ditolak serta komponen biaya perjalanan lain, seperti tiket dan akomodasi, sepanjang memenuhi ketentuan, pengecualian, dan persyaratan dalam polis.

Dengan perlindungan yang mencakup tahap awal perjalanan, TMI mendorong konsumen untuk melakukan perencanaan yang lebih matang dan bertanggung jawab, sekaligus memahami potensi risiko finansial yang mungkin muncul sebelum keberangkatan.

TMI juga menekankan pentingnya peran travel agent dalam membantu konsumen memahami risiko tersebut dan memilih perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan.

Baca juga: Liburan Tak Selalu Mulus, Ini Risiko yang Bisa Ditanggung Asuransi Perjalanan

Peran Mitra dan Penguatan Layanan

“Kami ingin perjalanan nasabah dimulai dengan rasa aman, bukan dengan kekhawatiran. Karena itu, kami terus memperkuat dukungan untuk mitra travel agent, baik dari sisi kemudahan proses, penguatan layanan, maupun materi edukasi yang lebih mudah dipahami,” kata Djoko.

Ke depan, TMI menyatakan akan melanjutkan penguatan layanan perjalanan melalui pengembangan kapabilitas digital, penyederhanaan alur operasional, serta program kolaborasi dengan mitra. Langkah ini diarahkan untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Sebagai informasi, PT Asuransi Tokio Marine Indonesia merupakan perusahaan patungan antara Tokio Marine Asia Pte. Ltd. dan PT Asuransi Jasa Indonesia yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1975 dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tag:  #visa #kerap #jadi #batu #sandungan #asuransi #soroti #risiko #awal #perjalanan

KOMENTAR