Pesawat Perintis Ditembaki Usai Mendarat di Papua Selatan, 2 Pilot Tewas
Ilustrasi garis polisi. (SHUTTERSTOCK/val lawless)
17:40
11 Februari 2026

Pesawat Perintis Ditembaki Usai Mendarat di Papua Selatan, 2 Pilot Tewas

– Pesawat perintis Cessna Grand Caravan registrasi PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation dilaporkan ditembaki orang tak dikenal sesaat setelah mendarat di Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menerima laporan dari Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Koroway Batu.

Pesawat tipe C208B Ex itu melayani rute Tanah Merah (TMH)–Danawage/Koroway Batu (DNW)–Tanah Merah. Laporan awal menyebut pesawat lepas landas dari Bandar Udara Tanah Merah pukul 10.38 WIT dan tiba di Koroway Batu pukul 11.05 WIT. Penembakan terjadi sesaat setelah pesawat mendarat.

Penerbangan tersebut mengangkut dua kru atau pilot, 12 penumpang dewasa, dan satu bayi.

Baca juga: Pembangunan Trans Papua Sesuai Rencana, Serap 2.000 Tenaga Kerja Lokal

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyatakan koordinasi langsung dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan.

"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke serta petugas di Bandara Koroway Batu untuk memastikan situasi dan penanganan lebih lanjut,” kata Lukman dalam siaran pers.

Ia menyampaikan, pukul 13.26 WIT, Ditjen Hubud menerima informasi terbaru terkait korban.

“Berdasarkan informasi yang kami terima pukul 13.26 WIT, kedua pilot meninggal dunia akibat penembakan. Sementara itu, 12 penumpang dewasa dan satu bayi dilaporkan selamat,” ujar Lukman.

Baca juga: Tebar Diskon Pesawat hingga Kereta Api, Pemerintah Siapkan Rp 911 Miliar

Otoritas masih melakukan pendalaman dan pengamanan lokasi. Kementerian Perhubungan akan menyampaikan informasi lanjutan sesuai perkembangan di lapangan.

Tag:  #pesawat #perintis #ditembaki #usai #mendarat #papua #selatan #pilot #tewas

KOMENTAR