Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
- Seorang pemain Timnas Indonesia yang bermain di klub Liga 1 dituding melakukan kekerasan fisik terhadap kekasihnya.
- Korban membongkar insiden kekerasan yang meliputi pembantingkan dan cekikan selama lima bulan hubungan asmara.
- Korban mengunggah bukti kekerasan berupa foto leher dan memberi petunjuk tanggal kejadian terkait laga tandang pemain tersebut.
Seorang pesepak bola yang berstatus pemain Timnas Indonesia dan membela klub Liga 1 dituding melakukan kekerasan kepada sang kekasih.
Korban yang menggunakan akun anonim @myamoureeee membongkar kekerasan yang ia alami selama berpacaran dengan si pemain.
Korban mengaku baru menjalin hubungan asmara dengan terduga pelaku selama lima bulan. "Awalnya aku pengen hubungan normal, tenang dan tanpa drama," tulis korban.
Namun kata korban, ia kemudian sempat cekcok mulut dengan pelaku. Menurut korban, dari debat itu berujung pada kekerasan fisik.
"Dia banting aku. Aku kaget, takut dan jujur gak nyangka itu bisa terjadi sama aku," ungkapnya.
Korban juga sempat unggah foto bukti kekerasan yang ia alami pada bagian leher.
Kekerasan tak berhenti disitu. Terduga pelaku kemudian sampai mencekik korban sampai dua atau tiga kali.
"Aku nggak bisa gerak, badannya nahan aku,"
Korban kemudian mengaku sempat muntah saat pertama dicekik dan terduga pelaku sempat memberikan air putih.
"Tapi habis itu kejadian lagi. Aku cuma bisa bilang sakit,"
Korban melanjutkan bahwa ia sempat ingin putus dengan pelaku, alasannya karena pemain Timnas itu sempat selingkuh dengan mantannya.
Korban sempat memberikan klue soal siapa si pelaku. Ia menyebut bahwa terduga pelaku pada tanggal 6 Februari 2026 sempat ikut tanding away ke Yogya.
Klue dari korban ini pun membuat para netizen meduga-duga identitas si pemain berasal dari klub mana.
Sejumlah klub BRI Super League disebut oleh netizen namun belum ada informasi valid mengenai hal tersebut.
Kontributor: Azka Putra
Tag: #geger #pemain #timnas #indonesia #dituding #lakukan #kekerasan #korban #dibanting #hingga #dicekik