Delegasi 25 Kampus Inggris Intip Peluang Pendidikan Global di BSD City
– Kawasan BSD City kembali menjadi sorotan dalam peta ekonomi berbasis pendidikan.
Sinar Mas Land melalui Digital Hub menerima kunjungan delegasi British Council bersama perwakilan lebih dari 25 universitas terkemuka Inggris ke Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau D-HUB Special Economic Zone (SEZ), Rabu (11/2/2026).
“Kami melihat bahwa Indonesia membutuhkan mitra dari negara lain,” ujar Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr. Beny Bandanadjaja, dalam keterangan tertulis, Rabu.
Ia menilai Inggris memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pendidikan tinggi berkualitas yang relevan bagi kebutuhan Indonesia.
Kunjungan ini merupakan bagian dari British Council East Asia Education Week 2026 dan sekaligus mencerminkan penguatan hubungan bilateral Indonesia–Inggris.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Inggris pada 20 Januari 2026 dengan menempatkan pendidikan tinggi sebagai salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indonesia memiliki populasi sekitar 287 juta jiwa, dengan sekitar 70 persen di antaranya merupakan Generasi Z dan Milenial.
Tingkat partisipasi pendidikan tinggi yang mendekati 50 persen dinilai membuka ruang kolaborasi internasional untuk menjawab kebutuhan akan pendidikan tinggi berkualitas.
Baca juga: BSD Masuk PSN, Ini Upaya NEC Indonesia Bantu Percepat Transformasi Digital di BSD City
Menjajaki Kampus Internasional dan Riset
Dalam agenda tersebut, Sinar Mas Land melalui Digital Hub memperkenalkan visi transformasi BSD City sebagai ekosistem inovasi terintegrasi.
Infrastruktur kelas dunia, kepastian regulasi, serta skema investasi bagi institusi internasional menjadi bagian dari paparan kepada para pimpinan universitas Inggris.
Melalui dialog dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Dewan Nasional KEK, para delegasi menjajaki peluang pengembangan kampus internasional, program Transnational Education (TNE), dan kolaborasi riset jangka panjang.
Sejumlah universitas ternama yang hadir antara lain King’s College London, Durham University, University of Edinburgh, University of Bristol, University of Glasgow, hingga University of Exeter.
Baca juga: Pemerintah Tetapkan 3 Kawasan Ekonomi Khusus Baru: BSD, Batam, Morowali
Country Director Indonesia and Director for South East Asia British Council, Summer Xia, mengatakan pendekatan kolaborasi pendidikan internasional perlu selaras dengan konteks lokal.
“Kunjungan hari ini memberikan kesempatan nyata bagi para pimpinan universitas Inggris untuk melihat langsung bagaimana Indonesia mengintegrasikan pendidikan tinggi, inovasi, dan pembangunan ekonomi melalui kebijakan KEK di BSD City,” ujarnya.
Ia menambahkan, kawasan terpadu tersebut mencerminkan visi Indonesia dalam menghubungkan pendidikan tinggi dengan industri dan ekosistem inovasi, sekaligus membuka peluang kemitraan jangka panjang yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada dampak.
Bambang Wijanarko, Kepala Biro Pengendalian Kawasan Ekonomi Khusus, Sekretariat Jenderal Dewan KEK, menyatakan dukungan terhadap kunjungan ini.
Menurut dia, penguatan kemitraan pendirian universitas Inggris di Indonesia menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah. “Kami menyambut dan menantikan kehadiran universitas-universitas unggulan Inggris di KEK ETKI Banten dan KEK Singhasari sebagai quick wins,” kata Bambang.
Baca juga: Minat Investor Menguat, Fase Awal KEK Industropolis Batang Nyaris Penuh
BSD City dalam Peta Ekonomi Pendidikan
Pada kesempatan yang sama, CEO of Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, menyebut kunjungan ini sebagai momentum strategis.
“Melalui Digital Hub dan KEK ETKI Banten, kami tidak hanya menyediakan infrastruktur fisik, tetapi membangun ekosistem terintegrasi yang menghubungkan kampus, industri, dan pemerintah,” ujarnya.
BSD City saat ini berkembang sebagai salah satu smart city terintegrasi terbesar di Indonesia dengan luas lebih dari 6.000 hektar dan proyeksi populasi 4,5 juta jiwa pada 2035. Kawasan ini telah menjadi rumah bagi berbagai institusi pendidikan, mulai dari Monash University Indonesia hingga sejumlah sekolah internasional.
Melalui kunjungan delegasi universitas Inggris tersebut, Sinar Mas Land menegaskan komitmennya menjadikan BSD City sebagai platform strategis bagi institusi pendidikan dan riset internasional yang ingin membangun kehadiran jangka panjang di Indonesia.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mendorong penguatan daya saing talenta Indonesia sekaligus memperdalam hubungan strategis Indonesia–Inggris.
Tag: #delegasi #kampus #inggris #intip #peluang #pendidikan #global #city