Thomas Frank Dipecat Tottenham Hotspur Usai Rentetan Hasil Buruk
Manajemen Tottenham Hotspur secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja dengan pelatih kepala Thomas Frank.
Keputusan drastis ini diambil menyusul keterpurukan tim yang gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan berturut-turut di kancah domestik.
Kebersamaan Thomas Frank dengan klub London Utara tersebut hanya bertahan selama delapan bulan sejak ia ditunjuk pada Juni 2025 lalu.
Kekalahan memilukan 1-2 saat menjamu Newcastle United di kandang sendiri pada Selasa malam menjadi titik akhir bagi masa jabatan pelatih asal Denmark tersebut, di tengah tekanan besar dari para penggemar yang menuntut perubahan.
Tekanan Penggemar
Baca juga: Dukungan Eddie Howe Untuk Thomas Frank di Tengah Keterpurukan Tottenham
Suasana di Stadion Tottenham Hotspur kian memanas setelah rentetan hasil negatif menghantui klub.
Selain terpuruk di Liga Inggris, Spurs juga baru saja tersingkir dari putaran ketiga Piala FA usai dikalahkan oleh Aston Villa.
Posisi tim di klasemen kini berada di urutan ke-16, hanya terpaut lima poin dari zona degradasi.
“Klub telah mengambil keputusan untuk melakukan perubahan pada posisi Pelatih Kepala Putra dan Thomas Frank akan meninggalkan klub hari ini," tulis pernyataan klub dikutip dari The Independent.
"Thomas diangkat pada Juni 2025, dan kami bertekad untuk memberinya waktu dan dukungan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan bersama.”
Tottenham Hotspur mengumumkan bahwa hasil dan performa tim membuat dewan klub memutuskan perlunya perubahan pada titik ini di musim ini.
Meskipun begitu, mereka menegaskan bahwa selama masa tugasnya, Thomas telah menunjukkan komitmen yang kuat dan memberikan segala upaya untuk kemajuan klub.
Baca juga: Thomas Frank Dicemooh Fans Saat Tottenham Dilibas Newcastle 1-2
Klub juga menyampaikan terima kasih atas kontribusinya dan mendoakan kesuksesan bagi Thomas di masa depan.
Penyerang Tottenham Hotspur, Dominic Solanke, merayakan gol ke gawang Borussia Dortmund. Hasil Liga Champions Tottenham Hotspur vs Dortmund bergulir di Tottenham Hotspur Stadium pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.
“Namun, hasil dan performa telah membuat Dewan menyimpulkan bahwa perubahan pada titik ini di musim ini diperlukan," lanjut pernyataan klub.
"Sepanjang waktunya di Klub, Thomas telah menunjukkan komitmen yang teguh, memberikan segalanya dalam upayanya untuk memajukan Klub."
"Kami ingin berterima kasih atas kontribusinya dan mendoakan kesuksesan baginya di masa depan,” tutup Tottenham Hotspur
Statistik Terburuk dan Jadwal Berat Menanti
Statistik mencatat bahwa periode kepemimpinan mantan manajer Brentford ini merupakan salah satu yang tersulit bagi Spurs.
Melansir dari Opta, Thomas Frank tercatat hanya mampu mengumpulkan rata-rata 1,12 poin per pertandingan di Premier League, angka terendah bagi manajer Spurs yang telah memimpin lebih dari lima laga.
Baca juga: Skor Man United Vs Tottenham 2-0, Pengakuan Bryan Mbeumo di Balik Golnya
Dari total 38 pertandingan di semua kompetisi, tim hanya mampu meraih 13 kemenangan.
Meski sempat menunjukkan taji dengan kemenangan impresif atas Borussia Dortmund dan Eintracht Frankfurt di Liga Champions, performa di liga lokal tetap menjadi faktor penentu pemecatannya.
Padahal, Frank awalnya diikat dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Ange Postecoglou.
Tag: #thomas #frank #dipecat #tottenham #hotspur #usai #rentetan #hasil #buruk