2 Pilot Smart Air Tewas Ditembak di Papua, Komisi I DPR Desak Investigasi
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono saat ditemui di Gedung DPR RI, Selasa (18/3/2025).(KOMPAS.com/Tria Sutrisna)
17:34
11 Februari 2026

2 Pilot Smart Air Tewas Ditembak di Papua, Komisi I DPR Desak Investigasi

- Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendesak pemerintah dan aparat keamanan melakukan investigasi menyeluruh atas penembakan pesawat sipil Smart Air di Papua yang menewaskan dua pilot.

“Kami mendorong agar dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan ini, serta memastikan proses hukum berjalan dengan tegas dan transparan,” jelas Dave saat dihubungi wartawan, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Pesawat Smart Air Ditembak, Keamanan Bandara di Papua Disorot

Politikus Golkar itu menegaskan bahwa peristiwa tersebut adalah peristiwa yang melukai nilai kemanusiaan.

Dia juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dua korban dalam insiden tersebut.

“Peristiwa penembakan terhadap pesawat sipil di Papua yang menewaskan dua pilot merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan dan tidak bisa ditoleransi,” kata Dave.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, sekaligus menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga sipil adalah pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan hukum,” sambungnya.

Baca juga: Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Polri Kerahkan Personel

Dave mengingatkan bahwa perlindungan terhadap warga sipil, termasuk awak penerbangan, merupakan tanggung jawab negara yang tidak boleh diabaikan.

Untuk itu, dia mendorong aparat keamanan mengusut tuntas kasus tersebut dan memastikan proses hukum berjalan tegas serta transparan.

Dave menekankan, insiden tersebut harus menjadi pengingat soal pentingnya kehadiran negara dalam menjamin keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah rawan konflik.

Di samping penegakan hukum, Dave menilai penanganan konflik di Papua membutuhkan pendekatan komprehensif yang memadukan aspek keamanan, dialog, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Penanganan Papua membutuhkan pendekatan komprehensif yang menggabungkan keamanan dengan dialog, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Dave.

Kronologi penembakan pesawat Smart Air

Sebelumnya diberitakan, pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT Smart Air Aviation ditembaki sekelompok orang tak dikenal pada Rabu (11/2/2026).

Pesawat itu menjadi sasaran tembak sesaat setelah mendarat di Bandara Korowai, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Kepala Polres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra menjelaskan, pesawat tersebut terbang dari Tanah Merah menuju Lapangan Terbang Korowai Batu, Kampung Danowage, dengan membawa 13 penumpang.

“Kami terima informasi sekitar jam 11.00 WIT, ada pesawat Smart Air dengan membawa 13 orang mendarat di Bandara Korowai,” kata Wisnu, Rabu siang.


Namun, sekitar pukul 13.00 WIT, polisi menerima informasi bahwa pilot dan kopilot ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Namun sekitar pukul 13.00 WIT kami mendapat informasi bahwa pilot dan kopilot ditemukan tewas,” ujar dia.

Wisnu mengatakan, sesaat setelah mendarat, pesawat ditembaki. Pilot, kopilot, dan para penumpang sempat menyelamatkan diri ke hutan.

Meski demikian, pilot dan kopilot ditemukan oleh para penembak dan dieksekusi hingga meninggal dunia. Sementara itu, 13 penumpang pesawat dipastikan selamat.

Tag:  #pilot #smart #tewas #ditembak #papua #komisi #desak #investigasi

KOMENTAR