Seskab Teddy Ungkap Presiden Terus Pantau Perkembangan Pemulihan Pascabencana Sumatera
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers terkait Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar di Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (KOMPAS.com/Rahel)
17:18
11 Februari 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Terus Pantau Perkembangan Pemulihan Pascabencana Sumatera

- Presiden RI Prabowo Subianto terus memonitor perkembangan pemulihan daerah pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hal ini diungkap oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya saat menghadiri konferensi pers terkait Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar di Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

"Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana," ujar Seskab Teddy dalam paparannya.

Teddy mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan agar Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera memberikan informasi perkembangannya pemulihan ke publik.

Baca juga: Bantu Tangani Bencana Sumatera, Kementrans Pasok Air Bersih

"Dan ingin seluruh satgas dan setiap menteri atau pun pejabat terkait terus menerus menyampaikan informasi update secara berkala kepada publik," jelasnya.

Teddy kemudian mengatakan bahwa pemulihan pascabencana di tiga provinsi Sumatera berjalan sangat cepat.

Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah bersama seluruh elemen seperti TNI, Polri, relawan, dan seluruh masyarakat.

"Sekarang kita sudah memasuki 2 bulan pascabencana dan data fakta dan realitas di lapangan ini benar-benar menunjukkan berhasil super cepat," tuturnya.

Percepatan pemulihan ini didasari dengan sejumlah hasil nyata di lapangan seperti dibangunnya 98 jembatan di seluruh provinsi yang terkena terdampak.

Baca juga: Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera

Kemudian, ada perbaikan 99 jalan nasional yang sempat terputus atau tidak bisa dilalui namun kini sudah bisa dilalui.

Ia juga mencontohkan adanya 5.500 rumah hunian bagi para korban terdampak bencana.

"Contoh konkret, dalam 2 bulan sudah ada rumah hunian 5.500. Bahkan dalam 1 bulan sudah jadi 1.500. Ini sudah jadi ya. Jadi sekarang sudah jadi 5.500 rumah hunian," ujar Teddy.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, hampir semua sekolah juga sudah beroperasi.

Di sektor kesehatan, Teddy menyorot ada 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang sebelumnya terdampak namun kini sudah beroperasi dalam dua bulan.

"Bahkan 1 bulan lalu, sudah siap melayani pasien," lanjut dia.

Baca juga: Menkes Minta Bantuan Bagi Nakes Terdampak Bencana Sumatera Cair Sebelum Puasa

Menurut Teddy, fokus dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera bukan hanya bangunan fisik tapi juga penyaluran dana ke pemerintah daerah dan ke warga yang terdampak.

"Jadi peran cepat kepala daerah di sini juga sangat dibutuhkan dan Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin," tuturnya.

Tag:  #seskab #teddy #ungkap #presiden #terus #pantau #perkembangan #pemulihan #pascabencana #sumatera

KOMENTAR