Souza Tak Gentar Poin Persib Bandung, Mauro Zijlstra dan Shayne Pattynama Siap Dongkrak Persija
-
Persija tertinggal enam poin dari Persib Bandung setelah kalah 0-2 melawan Arema FC.
-
Pelatih Mauricio Souza tetap optimis karena kompetisi masih panjang dan baru mendatangkan tujuh pemain.
-
Fokus utama Persija saat ini adalah mematangkan adaptasi tujuh pemain baru demi mengejar juara.
Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu saat Persija Jakarta takluk di tangan Arema FC.
Laga pekan ke-20 Super League 2025/26 tersebut berakhir dengan skor menyakitkan 0-2 bagi tuan rumah.
Hasil minor pada Senin malam itu memberikan dampak signifikan bagi posisi Macan Kemayoran di klasemen.
Persija kini harus menerima kenyataan pahit melihat rival abadi mereka semakin menjauh di puncak.
Kekalahan ini memicu pertanyaan besar mengenai konsistensi tim dalam jalur perebutan gelar juara musim ini.
1. Jurang Poin dengan Persib Bandung
Selisih angka dengan Persib Bandung kini melebar menjadi enam poin akibat kegagalan meraih poin penuh.
Sebelumnya, jarak antara kedua tim besar ini terhitung sangat tipis dan kompetitif di papan atas.
Kondisi tersebut menuntut tim ibu kota untuk segera berbenah demi menjaga asa mengangkat trofi.
Meski tekanan mulai terasa, Mauricio Souza selaku pelatih kepala menunjukkan ketenangan yang luar biasa.
Ia percaya bahwa dinamika di papan klasemen masih sangat mungkin berubah dalam waktu dekat.
Souza menegaskan bahwa fokus utama skuatnya saat ini bukanlah melihat hasil pertandingan tim lawan.
Juru taktik asal Brasil tersebut memilih untuk membenahi internal tim daripada meratapi poin yang hilang.
Ia melihat durasi kompetisi yang masih menyisakan banyak laga sebagai peluang besar untuk bangkit.
"Terkait selisih 6 poin dengan Bandung [Persib], kami hanya fokus pada diri sendiri. Laga ini memang sangat penting karena tim di atas kami menang. Kompetisi masih panjang," ujar Souza di laman I.League, Selasa (11/2/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan mentalitas pantang menyerah yang ingin ditanamkan kepada seluruh anak asuhnya.
2. Gebrakan Besar di Bursa Transfer
Optimisme Souza didukung oleh pergerakan agresif manajemen Persija dalam mendatangkan tenaga baru di tim.
Tercatat ada tujuh nama segar yang didatangkan untuk memperkuat kedalaman skuat pada paruh musim.
Langkah ini diambil untuk menutupi celah setelah kehilangan delapan pemain dalam waktu yang bersamaan.
Komposisi pemain baru ini terdiri dari empat talenta lokal berbakat dan tiga legiun asing berkualitas.
Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan warna baru dalam skema permainan yang diusung oleh Souza.
Sektor pertahanan menjadi fokus utama dengan mendaratnya bek kanan lincah Fajar Fathurrahman dari Borneo FC.
Tak tanggung-tanggung, bek kiri tim nasional Shayne Pattynama juga diboyong dari klub Thailand, Bangkok United.
Untuk menambah daya gedor, penyerang muda Mauro Zijlstra didatangkan langsung dari klub Belanda, FC Volendam.
Lini pertahanan terakhir juga diperkuat dengan kehadiran kiper Cyrus Margono yang sebelumnya merumput di Kosovo.
Kombinasi pemain lokal ini dianggap memiliki kualitas di atas rata-rata untuk bersaing di kasta tertinggi.
3. Kualitas Pilar Asing Tambahan
Persija juga memperkuat barisan serang dengan meminjam bomber tajam Alaeddin Ajaraie dari NorthEast United India.
Dinding pertahanan akan semakin kokoh dengan hadirnya bek tengah Paulo Ricardo yang berasal dari Finlandia.
Sementara itu, kreatifitas lini tengah dipercayakan kepada Jean Mota, gelandang berpengalaman asal klub Brasil, Vila Nova.
Souza yakin bahwa integrasi para pemain asing ini akan segera membuahkan hasil positif bagi tim.
Proses adaptasi sedang dipercepat agar mereka bisa segera nyetel dengan ritme permainan khas Macan Kemayoran.
Namun, tantangan terbesar saat ini adalah minimnya waktu latihan bersama bagi para penggawa anyar tersebut.
Souza mengakui bahwa beberapa pemain belum berada dalam kondisi fisik yang ideal untuk bermain penuh.
Masalah absennya beberapa pilar inti saat menjamu Arema juga menjadi faktor penghambat performa tim kemarin.
"Fokus saya sekarang adalah mematangkan pemain baru. Kami kehilangan 8 pemain dan saat lawan Arema 3 pemain masih absen," jelasnya.
Situasi ini memaksa tim pelatih untuk bekerja ekstra keras dalam sesi latihan tertutup mendatang.
4. Harapan Besar pada Mauro Zijlstra
Salah satu pemain yang paling dinanti kontribusinya adalah Mauro Zijlstra di lini depan Persija Jakarta.
Sayangnya, pemain berdarah Belanda tersebut belum bisa tampil maksimal karena keterbatasan waktu persiapan tim.
Souza memberikan catatan khusus mengenai kondisi sang striker yang masih sangat baru bergabung di Jakarta.
"Mauro (Zijlstra) contohnya, baru berlatih sekali dengan kami," pungkas mantan juru taktik Madura United tersebut.
Kini, seluruh pendukung Persija berharap proses pematangan skuat baru ini bisa berjalan dengan sangat cepat.
Tag: #souza #gentar #poin #persib #bandung #mauro #zijlstra #shayne #pattynama #siap #dongkrak #persija