Harga Emas Bergejolak, Bank Sentral China Tetap Tambah Cadangan
– Bank sentral China kembali menambah cadangan emas pada Januari 2026. Langkah ini memperpanjang tren pembelian emas menjadi 15 bulan berturut-turut.
Dikutip dari Reuters, data People’s Bank of China (PBOC) yang dirilis Sabtu (7/2/2026) menunjukkan, kepemilikan emas China naik menjadi 74,19 juta per troy ons murni pada akhir Januari 2026.
Angka tersebut bertambah dari posisi 74,15 juta per troy ons pada Desember 2025, atau meningkat sekitar 40.000 per troy ons dalam sebulan.
Baca juga: Bank Sentral China Desak Perbankan Kurangi Pembelian Dollar AS, Kenapa?
Seiring kenaikan harga emas global, nilai cadangan emas China juga melonjak. PBOC mencatat nilainya mencapai 369,58 miliar dollar AS pada akhir Januari, naik dari 319,45 miliar dollar AS pada bulan sebelumnya.
Emas yang selama ini dipandang sebagai aset safe haven sempat mencatat reli tajam pada Januari. Aksi beli spekulatif mendorong harga mendekati rekor 5.600 dollar AS per troy ons.
Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama. Harga emas spot berbalik turun setelah penunjukan Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve berikutnya pada akhir Januari.
Emas bahkan sempat menyentuh level terendah 4.403,24 dollar AS per troy ons pada Senin (2/2/2026). Saat ini, emas diperdagangkan di kisaran 4.960 dollar AS per troy ons.
Baca juga: BI dan Bank Sentral China Perpanjang Perjanjian Pertukaran Mata Uang Rupiah dan Yuan
Di sisi domestik, konsumsi emas China justru menurun. Asosiasi Emas China mencatat konsumsi emas pada 2025 turun 3,75 persen menjadi 950 metrik ton. Penurunan itu terjadi untuk tahun kedua berturut-turut.
Meski demikian, pembelian emas batangan dan koin meningkat signifikan. Permintaan untuk instrumen yang mencerminkan kebutuhan lindung nilai tersebut naik 35,14 persen sepanjang 2025 dan menyumbang lebih dari separuh total konsumsi emas.
Secara global, pembelian emas oleh bank sentral tetap menjadi penopang utama pasar. Dewan Emas Dunia (World Gold Council/WGC) mencatat pembelian bank sentral pada kuartal terakhir 2025 meningkat, sehingga total pembelian sepanjang tahun melampaui 860 ton.
Baca juga: Bank Sentral China Minta Bisnis Lokal Terima Pembayaran Kartu Kredit Asing
Meski lebih rendah dibandingkan pembelian di atas 1.000 ton per tahun dalam tiga tahun terakhir, WGC memperkirakan permintaan tetap tinggi dan terus memperkuat peran emas dalam cadangan resmi.
Sebagai catatan, PBOC sempat menghentikan pembelian emas selama 18 bulan pada Mei 2024. Bank sentral kemudian kembali melakukan akumulasi pada November 2024 dan mempertahankan tren pembelian hingga Januari 2026.
Tag: #harga #emas #bergejolak #bank #sentral #china #tetap #tambah #cadangan