Pameran Otomotif, Jurus Genjot Kredit Kendaraan Bermotor
Suasana persiapan booth merek motor di IIMS 2026(KOMPAS.com/DIO DANANJAYA)
17:32
5 Februari 2026

Pameran Otomotif, Jurus Genjot Kredit Kendaraan Bermotor

- Pameran otomotif menjadi salah satu strategi untuk lembaga keuangan baik perbankan atau multifinance untuk menggenjot pembiayaan sejak awal tahun.

Salah satu pameran otomotif bergengsi yang digelar awal tahun adalah Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 yang resmi dibuka pada Kamis (5/2/2026).

Consumer Funding & Wealth Business Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) Ivan Jaya mengatakan, penyaluran kredit konsumer 2025 naik sekitar 12 hingga 15 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Danamon dan Adira Finance Dukung IIMS Surabaya 2025

Consumer Funding & Wealth Business Head, PT Bank Danamon Indonesia Tbk Ivan JayaKOMPAS.COM / KIKI SAFITRI Consumer Funding & Wealth Business Head, PT Bank Danamon Indonesia Tbk Ivan JayaDari jumlah tersebut, Ivan bilang penjualan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) terhadap nasabah tumbuh signifikan di kisaran 48 sampai 50 persen secara tahunan.

"Itu mau kami teruskan. Satu hal yang berbeda, yang kami pelajari tahun lalu adalah kami sering mengadakan aktivitas bersama masyarakat itu semakin cepat pemberitaan itu masuk," kata dia dalam konferensi pers, Kamis (5/2/2026).

Ivan menceritakan, tahun ini terdapat kenaikan jumlah merek mobil yang berpartisipasi jadi 35 entitas dari 30 entitas tahun lalu.

Sedangkan kenaikan jumlah merek sepeda motor berada di kisaran 22 persen.

Baca juga: Sebelum Kredit Mobil, Perhatikan Dulu Hal Penting Berikut

Tak hanya itu, kredit konsumer Bank Danamon pada 2025 juga ditopang oleh pembiayaan kartu kredit yang menguat pada paruh kedua.

Adapun kredit pemilikan rumah (KPR) tumbuh sekitar 15 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Target penyaluran kredit kendaraan bermotor Bank Danamon

Ilustrasi kredit kendaraan bermotor, kredit mobil.SHUTTERSTOCK/THX4STOCK Ilustrasi kredit kendaraan bermotor, kredit mobil.

Ivan memproyeksikan, kredit kendaaan bermotor, baik motor dan mobil bisa tumbuh sekitar 20 persen pada 2026 ini.

"Lebih landai, tapi volumenya lebih besar," ungkap dia.

Baca juga: Bagaimana Nasib Kredit Motor Saat Nasabah Meninggal Dunia?

Meskipun cenderung konservatif dibandingkan hasil tahun ini, target tersebut akan dibarengi dengan stratei lain misalnya dengan menggenjot produk pinjaman multiguna.

"Jadi dengan jaminan BPKB kemudian bisa memberikan loan. Itu biasanya ada tambahan 10 persen," ucap dia.

Selain itu, Bank Danamon juga akan mendorong kinerja produk fleet untuk armada. Dengan demikian, secara total gabungan inisiatif tersebut dapat mencapai 40 persen.

Sementara itu, Ivan menyebut, untuk target pertumbuhan kredit konsumer secara keseluruhan Bank Danamon menargetkan perumbuhan sekitar belasan persen.

Baca juga: Adira Bidik Kredit Motor Go-Jek dan Grab Bike

"Kredit konsumer kami low double digit, belasan persen," ucap dia.

Sedikit informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit konsumsi hingga 2025 tumbuh 6,67 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Genjot bisnis sejak awal tahun

Untuk mencapai target tersebut, Bank Danamon sejak awal tahu telah menggenjot seluruh bisnis konsumer untuk menyambut bulan Ramadhan.

"Kalau dari sisi bisnis sendiri, dari sisi bank kami berusaha untuk semua aktivitas itu dijalankan dari awal tahun. Benar-benar dari awal tahun sampai nanti Lebaran itu udah kami geber dari awal," ucap Ivan.

Baca juga: Alasan Kredit Mobil Bekas Masih Diminati Masyarakat

Menyambut Lebaran, Bank Danamon tengah berupaya untuk memperbanyak kegiatan tatap muka seperti pameran otomotif IIMS 2026 ini.

Ilustrasi Bank Danamon. WIKIMEDIA COMMONS/DARMAS SB Ilustrasi Bank Danamon.

Selain itu, pihaknya juga mengadakan Danamon Mini Travel Fair di berbagai wilayah cakupannya.

"Danamon sendiri tersebar hampir di 350 cabang di seluruh Indonesia, hampir di 200 kota," imbuh dia.

Selain itu, Ivan bilang, pihaknya juga menjalankan banyak program untuk konsumen dapat terus bertransaksi.

Sedikit informasi, proyeksi penjualan kendaraan bermotor roda empat berdasarkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ada di kisaran 850.000 unit.

Baca juga: Lima Tips Mengajukan Kredit Mobil agar Mulus serta Minim Risiko

Adapun, penjualan wholesales sepanjang 2025 tercatat sebanyak 803.687 unit atau turun 7,2 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peran lembaga keuangan di pameran otomotif

Transaction Banking Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk Edy Supriyanto menjelaskan, IIMS 2026 merupakan salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia.

"Setiap tahunnya dihadiri lebih dari 500.000 pengunjung, sehingga kami melihat ini sebagai paltform yang sangat strategis bagi Danamon untuk ikut berkontribsui dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional," terang dia.

Edy bilang, Bank Danamon bersama dengan Adira Finance didukung oleh MUFG telah lima tahun berturut-turut berpartisipasi aktif.

Baca juga: Proses Pengajuan Kredit Motor Cukup Dilayani 2 Jam

"Kami meyakini bahwa industri otomotif memiliki peran penting dalam menggerakakn ekonomi nasional," ungkap dia.

Edy mengungkapkan, melalui partisipasi ini, Danamon memastikan setiap nasabah mendapatkan pelayanan yang bernilai, sekaligus memperoleh manfaat finansial.

Adira Finance cetak pertumbuhan

Konferensi pers PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Kamis (5/2/2026)KOMPAS.com/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Konferensi pers PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Kamis (5/2/2026)

Perusahaan pembiayaan juga memanfaatkan pameran otomotif untuk dapat mendorong pembiayaan kendaraan bermotor sejak awal tahun.

Chief of Sales, Service, and Distribution Officer PT Adira Dinamika Multifinance Tbk Niko Kurniawan mengatakan, pembiayaan sepanjang 2025 tumbuh 18 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Adira Finance dan Mandala Finance Merger, Ini Komposisi Pemegang Sahamnya

"Sektor otomotif lagi turun, kami berhasil tumbuh 18 persen, yaitu booking sekitar Rp 43,2 triliun," ucap dia.

Nico mengatakan, tahun lalu dapat dilewati Adira Finance dengan pertumbuhan berkat pameran otomotif seperti IIMS.

Mengutip Kontan.co.id, Adira Finance menargetkan penyaluran pembiayaan untuk IIMS 2026 bisa meningkat 15 persen, dibandingkan IIMS 2025.

Niko berharap target itu bisa tercapai seiring munculnya banyak merek mobil dengan model baru yang ditampilkan. 

Baca juga: Perkuat Keamanan Digital, Adira Finance Pakai Tanda Tangan Elektronik

Selain itu, dengan adanya penawaran harga spesial dan paket tertentu, diharapkan turut mendorong penjualan kendaraan di IIMS 2026 sehingga bisa berdampak positif terhadap perusahaan.

"Brand Jepang juga banyak mengeluarkan model baru. Begitu juga brand China mengeluarkan banyak model baru, khususnya segmen non-Electric Vehicle (EV)," tutur dia.

Secara keseluruhan, Adira Finance menargetkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan dobel digit atau sebesar 10 hingga 12 persen sepanjang 2026.

Adapun, pada 2025 Adira Finance menyaluran pembiayaan sebesar Rp 43 triliun, dengan total piutang pembiayaan mencapai Rp 61 triliun. 

Baca juga: Adira-Mandala Merger, Tambah 250 Kantor Cabang

IIMS 2026 digelar

Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi dibuka pada Kamis (5/2/2026).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di IIMS 2026KOmpas.com/DORI Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di IIMS 2026

Ajang ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menjaga optimisme dan pertumbuhan industri otomotif nasional di tengah tantangan ekonomi global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan, setiap tahun penyelenggaran IIMS terus meningkat.

“Setiap tahun, kami dapat melihat konsistensi nilai transaksi yang terus meningkat sejak 2023,” kata Agus saat pembukaan IIMS 2026.

Baca juga: Mobil Nasional dan Tantangan Industri Otomotif Masa Depan

Agus berharap IIMS 2026 bisa menjadi tuan rumah strategis bagi seluruh pemangku kepentingan, dalam mendorong dan memperluas adopsi kendaraan berbasis ramah lingkungan, serta menstimulasi peningkatan di sektor otomotif.

“Kami berharap IIMS dapat menjadi katalis penting untuk mempercepat pemulihan, sekaligus memperkuat fondasi industri otomotif nasional,” kata Agus.

Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, penyelenggara IIMS Daswar Marpaung mengatakan, IIMS 2026 diikuti lebih dari 190 peserta.

“Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan industri serta besarnya potensi pasar otomotif Indonesia,” kata Daswar.

Baca juga: Airlangga Minta Insentif Otomotif Masih Dikaji, Pemerintah Dorong Mobil Nasional

“IIMS merupakan ruang kolaborasi yang menyatukan produsen, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling menguatkan," tambah dia.

Daswar mengatakan, melalui penyelenggaraan yang semakin komprehensif dan inklusif, pameran IIMS 2026 mendorong inovasi dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, IIMS 2026 diikuti oleh 35 merek roda empat dan 26 merek roda dua, termasuk produsen kendaraan listrik dan industri pendukung otomotif.

Selain pameran produk, IIMS 2026 juga menghadirkan berbagai program hiburan dan edukasi untuk menarik minat pengunjung.

Tag:  #pameran #otomotif #jurus #genjot #kredit #kendaraan #bermotor

KOMENTAR