Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
- PT Joyo Agung Permata (JAP) adalah aktor utama restrukturisasi Grup Humpuss untuk delisting HITS.
- JAP memfasilitasi tender offer saham publik HITS seharga Rp330 per lembar sesuai regulasi OJK.
- Peran JAP untuk menyederhanakan birokrasi HITS dan mempermudah negosiasi ulang utang perusahaan.
Restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan oleh Grup Humpuss, menyebut nama PT Joyo Agung Permata (JAP) sebagai aktor intelektual sekaligus eksekutor utama.
Perusahaan ini menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai entitas yang memfasilitasi proses delisting sukarela dan perubahan status PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menjadi perusahaan tertutup.
Kehadiran PT Joyo Agung Permata dalam struktur kepemilikan HITS bukan sekadar investasi biasa, melainkan bagian dari desain besar untuk menyederhanakan birokrasi perusahaan dan memperkuat kendali internal keluarga besar Humpuss.
PT Joyo Agung Permata merupakan perusahaan investasi yang memiliki keterkaitan erat dengan struktur internal Grup Humpuss. Berikut adalah beberapa poin utama mengenai profil perusahaan ini:
- Entitas Pengendali: JAP merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan kepentingan strategis Grup Humpuss, yang bertujuan untuk mengonsolidasikan aset-aset logistik dan pelayaran di bawah satu payung manajemen yang lebih efisien.
- Peran dalam "Tender Offer": Saat HITS memutuskan untuk keluar dari Bursa Efek Indonesia, PT Joyo Agung Permata bertindak sebagai pihak yang melakukan penawaran tender (tender offer). Mereka membeli saham-saham dari publik di harga Rp330 per lembar, guna memastikan transisi menjadi perusahaan tertutup berjalan sesuai regulasi OJK.
- Visi Restrukturisasi: JAP diposisikan sebagai "kendaraan" untuk melakukan cleansing administratif. Dengan status HITS sebagai perusahaan tertutup di bawah JAP, manajemen tidak lagi terbebani oleh kewajiban pelaporan publik yang kompleks, sehingga fokus bisa sepenuhnya diarahkan pada perbaikan kinerja operasional dan liabilitas.
Langkah PT Joyo Agung Permata mengambil alih porsi saham mayoritas (termasuk porsi yang sebelumnya dilepas oleh Tommy Soeharto dan PT Humpuss secara langsung) memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi perseroan.
Beberapa strategi yang dijalankan JAP terhadap HITS meliputi:
Optimalisasi Anak Usaha: Fokus pada penguatan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) yang tetap melantai di bursa sebagai ujung tombak operasional.
Efisiensi Biaya: Menghapus biaya-biaya yang berkaitan dengan status perusahaan terbuka (listing fees, biaya audit publik ekstensif, dan legal compliance bursa).
Restrukturisasi Hutang: JAP mempermudah HITS dalam melakukan negosiasi ulang terkait pinjaman bank jangka panjang yang tercatat membengkak pada akhir 2025.
Tag: #profil #joyo #agung #permata #entitas #balik #delisting #hits #milik #tommy #soeharto