IHSG Ditutup Naik 0,13 Persen, Makin Mendekati Level 9.000
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini di zona hijau. Indeks menguat 11,20 poin atau 0,13 persen ke level 8.944,81.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat selama perdagangan hari ini. Indeks dibuka di posisi 8.959,09 dan sempat menyentuh angka tertinggi harian di 8.970,87 dan posisi terendah 8.916,03.
Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai. Volume transaksi mencapai 69,68 miliar saham, dengan nilai transaksi atau turnover Rp 36,03 triliun. Frekuensi perdagangan menyentuh 4,54 juta kali.
Adapun 344 saham ditutup menguat, 362 saham melemah, dan 104 saham stagnan. Dari sisi kapitalisasi, nilai pasar saham di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp 16.351,96 triliun.
Pergerakan sektor saham juga berlangsung variatif. Sektor Industri mencatat penguatan tertinggi sebesar 2,40 persen, diikuti barang konsumsi siklis yang naik 1,18 persen dan barang baku menguat 1,11 persen, energi turut bergerak positif dengan kenaikan 0,51 persen, sementara infrastruktur menguat tipis 0,16 persen.
Di sisi lain, sejumlah sektor masih berada di zona koreksi. Sektor transportasi dan logistik menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 1,83 persen. Sektor barang konsumsi non-siklis melemah 0,93 persen, disusul teknologi turun 0,56 persen, keuangan terkoreksi 0,24 persen, properti dan real estat turun 0,22 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,05 persen.
Lebih jauh, pergerakan saham LQ45 menunjukkan kondisi yang mixed, dengan penguatan kuat pada saham-saham berbasis komoditas dan industri, sementara tekanan terlihat pada saham konsumsi, perbankan tertentu, serta teknologi. Berikut rinciannya:
Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi salah satu penggerak utama dengan kenaikan 400 poin atau 11,59 persen ke level Rp 3.850. Penguatan juga dicatat PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang melonjak 145 poin atau 7,77 persen ke Rp 2.010.
Saham energi lain, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), naik 50 poin atau 2,11 persen ke Rp 2.420. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menguat 45 poin atau 2,37 persen ke Rp 1.945.
Di sektor industri, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 225 poin atau 0,72 persen ke Rp 31.500, dan PT Astra International Tbk (ASII) menguat 125 poin atau 1,81 persen ke Rp 7.025.
Saham perbankan menunjukkan pergerakan yang tidak seragam. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 20 poin atau 0,54 persen ke Rp 3.700, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 25 poin atau 0,31 persen ke Rp 8.150. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 70 poin atau 1,43 persen ke Rp 4.810, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 40 poin atau 0,94 persen ke Rp 4.200.
Di sektor konsumsi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) terkoreksi cukup dalam 275 poin atau 3,93 persen ke Rp 6.725, diikuti PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang turun 50 poin atau 0,62 persen ke Rp 8.050. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah tipis 10 poin atau 0,38 persen ke Rp 2.600, sedangkan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mencatat penurunan tajam 190 poin atau 6,93 persen ke Rp 2.550.
Saham teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 1 poin atau 1,47 persen ke level Rp 67. Di sektor properti, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) melemah 5 poin atau 0,59 persen ke Rp 840.
Pada sektor industri dasar, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menguat 20 poin atau 0,77 persen ke Rp 2.630, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 100 poin atau 3,17 persen ke Rp 3.050. Adapun PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik tipis 50 poin atau 0,23 persen ke Rp 22.025, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 12 poin atau 2,59 persen ke Rp 452.
Sementara itu, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) ditutup stagnan di level Rp 1.195.
Tag: #ihsg #ditutup #naik #persen #makin #mendekati #level #9000