BI: Transformasi Digital Sistem Pembayaran Indonesia Jadi Rujukan Lembaga Keuangan Dunia
Ilustrasi Pembayaran Digital. (Freepik)
08:41
23 Februari 2026

BI: Transformasi Digital Sistem Pembayaran Indonesia Jadi Rujukan Lembaga Keuangan Dunia

Baca 10 detik
  • Bank Indonesia diakui secara internasional atas pembangunan ekosistem pembayaran digital yang efisien dan inklusif.
  • Transformasi sistem pembayaran didorong oleh QRIS, BI-FAST, dan konektivitas lintas batas untuk mempercepat transaksi.
  • Pengalaman BI diharapkan menjadi referensi bagi negara anggota Islamic Development Bank (IsDB) untuk replikasi digitalisasi.

Transformasi digital sistem pembayaran Indonesia mendapat pengakuan internasional.

Keberhasilan Bank Indonesia membangun ekosistem pembayaran digital yang cepat, efisien, dan inklusif menjadi salah satu praktik baik yang mendapat perhatian lembaga keuangan dunia, termasuk Islamic Development Bank (IsDB).

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh tata kelola yang kuat, sinergi lintas sektor, inovasi berkelanjutan, serta kepemimpinan di seluruh tingkatan organisasi.

“Keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh tata kelola yang kuat, sinergi lintas sektor, inovasi yang berkelanjutan, serta kepemimpinan di seluruh tingkatan organisasi,” ujar Perry dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Menurut Perry, transformasi sistem pembayaran Indonesia melalui implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) telah membawa perubahan nyata.

Penguatan QRIS, BI-FAST, serta konektivitas pembayaran lintas batas mendorong transaksi yang lebih cepat dan efisien, sekaligus memperluas akses keuangan masyarakat.

Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara] PerbesarGubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]

Ke depan, Bank Indonesia terus melangkah menuju Integrated Digital Central Bank melalui pemanfaatan data dan kecerdasan artifisial, digitalisasi proses pengambilan keputusan, serta penguatan tata kelola dan budaya kerja digital.

"Langkah tersebut diarahkan untuk menghasilkan kebijakan yang lebih responsif dan operasional yang semakin efisien," tandasnya.

Sebagai informasi, pengalaman transformasi digital Bank Indonesia, termasuk pengembangan QRIS dan BI-FAST, diharapkan dapat menjadi referensi bagi negara anggota IsDB untuk direplikasi dalam mendorong penguatan proses dan organisasi yang lebih lincah (agile).

Rangkaian kegiatan di Jeddah diawali dengan pertemuan bilateral antara Perry selaku Alternate Governor IsDB dari Indonesia dan Presiden IsDB guna memperkuat kerja sama kedua institusi.

Dalam pertemuan tersebut, Perry menegaskan komitmen Indonesia sebagai mitra strategis IsDB, termasuk melalui peran Indonesia sebagai salah satu pemegang investasi sukuk IsDB dan kontributor modal terbesar.

Apresiasi IsDB juga tercermin dalam pengembangan sejumlah proyek prioritas di Indonesia, terutama di sektor kesehatan.

Ke depan, kolaborasi kedua institusi akan terus diperkuat untuk mendorong transformasi digital dan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan kemaslahatan bersama bagi negara-negara anggota.

Sementara itu, dalam forum yang dihadiri perwakilan dari 56 negara anggota itu, IsDB juga menyatakan komitmennya untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang serta mendukung pengembangan konektivitas sistem pembayaran.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #transformasi #digital #sistem #pembayaran #indonesia #jadi #rujukan #lembaga #keuangan #dunia

KOMENTAR