Elon Musk Pastikan Tak Lepas Saham SpaceX Jelang IPO Terbesar Dunia
- Elon Musk menegaskan dirinya tidak akan menjual saham perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, di tengah kabar persiapan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) yang diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat.
Pernyataan itu disampaikan Musk melalui platform X sebagai respons atas unggahan pengguna yang menyarankan dirinya menjual saham setelah masa lockup IPO berakhir.
“Saya tidak menjual saham apa pun,” tulis Musk.
Baca juga: Saham Es Krim Magnum Melonjak Usai Muncul Isu Akuisisi
Mengutip Bloomberg, Sabtu (16/5/2026), perusahaan roket, satelit, dan kecerdasan buatan milik Musk itu disebut tengah mempersiapkan pengajuan IPO publik secepatnya pada pekan depan. SpaceX sebelumnya dilaporkan telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia.
Perusahaan tersebut dikabarkan menargetkan penghimpunan dana hingga 75 miliar dollar AS dengan valuasi lebih dari 2 triliun dollar AS. Jika terealisasi, langkah itu akan menjadikan IPO SpaceX sebagai penawaran saham terbesar sepanjang sejarah pasar modal.
Pemegang saham setujui stock split
Di tengah persiapan IPO, para pemegang saham SpaceX menyetujui aksi pemecahan saham atau stock split dengan rasio 5 banding 1 (5-for-1 stock split).
Dikutip dari Reuters, keputusan itu diambil atas rekomendasi dewan perusahaan. Langkah tersebut dinilai dapat memperluas akses investor menjelang pencatatan saham di bursa.
Baca juga: Momen Viral Elon Musk Saat ke China Bareng Trump, Bawa Anak hingga Selfie dengan Bos Xiaomi
“Menyetujui pemecahan saham 5 banding 1,” demikian isi keputusan yang disampaikan kepada pemegang saham.
Dengan stock split tersebut, nilai pasar wajar saham SpaceX disesuaikan menjadi sekitar 105,32 dollar AS per saham dari sebelumnya sekitar 526,59 dollar AS per saham.
Bloomberg sebelumnya melaporkan, langkah stock split juga bertujuan menurunkan harga per lembar saham agar lebih terjangkau ketika IPO resmi digelar.
IPO SpaceX dipercepat
SpaceX disebut mempercepat jadwal IPO setelah proses pengajuan di Securities and Exchange Commission (SEC) berjalan lebih cepat dari perkiraan.
Perusahaan ditargetkan mulai melakukan pemasaran resmi atau roadshow pada awal Juni 2026. Adapun penetapan harga saham diperkirakan berlangsung pada 11 Juni, sementara pencatatan saham di bursa dijadwalkan pada 12 Juni 2026.
Sebelumnya, IPO SpaceX diperkirakan baru berlangsung mendekati akhir Juni. Namun, percepatan proses di SEC disebut mendorong perubahan jadwal tersebut.
Baca juga: Kata-kata Elon Musk, Tim Cook, dan Jensen Huang setelah Bertemu Xi Jinping
SpaceX juga dikabarkan akan melantai di bursa Nasdaq dengan kode saham SPCX.
IPO perusahaan antariksa milik Musk tersebut telah lama dinantikan investor global, seiring dominasi SpaceX dalam bisnis peluncuran roket dan layanan internet satelit Starlink.
Didukung bank investasi global
Dalam proses IPO tersebut, SpaceX disebut menggandeng sejumlah bank investasi besar sebagai penjamin emisi utama, di antaranya Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, JPMorgan Chase, dan Goldman Sachs.
Di pasar, IPO SpaceX dipandang akan menjadi salah satu penawaran saham paling bernilai dalam sejarah Wall Street.
Dengan target valuasi sekitar 1,75 triliun dollar AS dan potensi penghimpunan dana sekitar 75 miliar dollar AS, pencatatan saham SpaceX berpotensi melampaui banyak debut besar sebelumnya di pasar modal AS.
Di tengah membaiknya minat investor terhadap saham teknologi dan artificial intelligence (AI), IPO SpaceX juga dinilai menjadi ujian penting bagi kebangkitan pasar IPO global yang sempat melambat akibat volatilitas dan ketidakpastian ekonomi dalam beberapa tahun terakhir.
Tag: #elon #musk #pastikan #lepas #saham #spacex #jelang #terbesar #dunia