Demi Barcelona, Marcus Rashford Akali Batasan Finansial Man United
Keberhasilan mengamankan gelar juara Liga Spanyol (LaLiga) 2025-2026 tidak membuat manajemen Barcelona bisa bersantai.
Perhatian Barcelona kini langsung teralihkan pada bimbingan pembentukan komposisi skuad menyongsong musim 2026-2027.
Salah satu agenda paling mendesak di bursa transfer kali ini adalah kejelasan nasib penyerang sayap yang dipinjam dari Manchester United, Marcus Rashford.
Pelatih Hansi Flick dilaporkan telah memberi lampu hijau bagi manajemen untuk mempertahankan Marcus Rashford di Camp Nou.
Kendati demikian, ganjalan besar muncul dari sisi finansial lantaran tuntutan dari klub pemilik, Manchester United, dinilai cukup memberatkan bagi neraca keuangan klub raksasa Spanyol tersebut.
Baca juga: RESMI! Robert Lewandowski Akan Tinggalkan Barcelona Akhir Musim Ini
Melansir laporan dari Mundo Deportivo, kesulitan finansial ini melahirkan sebuah proposal kreatif dari pihak sang pemain sendiri demi menjembatani kendali anggaran Blaugrana dengan nominal yang dipatok kubu Setan Merah.
Penyerang berusia 28 tahun itu bersedia memperpanjang durasi kontraknya yang semula disepakati tiga tahun menjadi lima musim ke depan, atau bertahan hingga tahun 2032.
Melalui perpanjangan durasi ini, biaya transfer sebesar 30 juta euro (sekitar Rp 611,2 miliar) yang diminta oleh Man United dapat disebar untuk masa amortisasi tahunan yang lebih panjang.
Skema ini secara otomatis akan meringankan beban pembukuan tahunan klub agar tetap selaras dengan regulasi Financial Fair Play di kompetisi Liga Spanyol.
Tak tanggung-tanggung, bentuk komitmen kuat dari mantan didikan akademi Setan Merah itu ditunjukkan melalui kesediaannya menerima pemotongan gaji hingga mencapai 40 persen.
Langkah konkret ini ditempuh sang pemain lantaran dirinya sudah merasa sangat kerasan berada di bawah asuhan Hansi Flick, terlebih setelah berhasil membukukan kontribusi nyata berupa 14 gol dan 12 assist dari 48 penampilan di seluruh ajang musim ini.
Sikap Keras Manajemen Setan Merah
Baca juga: Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Amsterdam Bidik Kiper Barcelona
Walau sang pemain telah mengupayakan berbagai konsesi finansial, pihak Manchester United dilaporkan enggan melunak.
Wasit Alejandro Muniz memberikan kartu kuning kepada penyerang Barcelona Marcus Rashford pada laga Liga Spanyol antara Sevilla FC dan FC Barcelona di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville pada tanggal 5 Oktober 2025.
Kubu Old Trafford menutup pintu untuk opsi perpanjangan masa peminjaman dan bersikeras agar klausul pembelian permanen senilai Rp 611,2 miliar diselesaikan secara tunai sebelum masa kedaluwarsa pada bulan Juni berakhir.
Selain itu, manajemen tim Liga Inggris tersebut dikabarkan kurang menyukai pernyataan terbuka sang penyerang di hadapan media massa mengenai keinginannya menetap di Spanyol.
Hal ini terjadi di tengah situasi internal tim di mana sang manajer, Michael Carrick, sejatinya sempat menegaskan bahwa sang pemain masih masuk ke dalam proyeksi taktik jangka panjangnya.
Kondisi ketidakpastian ini coba dimanfaatkan oleh Aston Villa di bawah kemudi Unai Emery yang siap menyodorkan tawaran resmi untuk memboyongnya kembali ke tanah Inggris jika kesepakatan permanen dengan Barca menemui jalan buntu.
Bersinar di Laga El Clasico
Pembuktian kualitas serta ikatan emosional yang kuat antara sang pemain dengan publik Catalan terlihat jelas dalam laga krusial kontra Real Madrid yang sekaligus mengunci gelar juara domestik mereka.
Membuka keunggulan lewat eksekusi sepakan bebas yang indah, ia mengaku bahwa gol tersebut lahir berkat dorongan moral dari rekan-rekan setimnya di lapangan.
Selepas pertandingan emosional di Spotify Camp Nou tersebut, Rashford berbicara secara terbuka mengenai masa depannya serta ambisinya bersama proyek masa depan klub.
Baca juga: Kesulitan Boyong Bomber Elite, Barcelona Alihkan Target ke Omar Marmoush
“Tendangan bebas? Awalnya saya tidak akan mengambilnya,” ungkap Marcus Rashford dikutip dari Barca Universal.
“Saya tidak bisa melihat sudutnya dan tidak tahu harus menembak ke mana, tetapi kemudian semua orang menyuruh saya mengambil tendangan bebas dan itu memotivasi serta memberi saya kepercayaan diri. Pada akhirnya, itu adalah gol yang hebat.”
“Saya tidak tahu apakah saya akan tetap tinggal. Saya bukan pesulap, tetapi jika saya seorang pesulap, saya akan tetap tinggal, jadi kita lihat saja nanti,” katanya kepada BBC.
“Saya datang ke Barcelona untuk menang dan niat saya adalah untuk terus menang.”
“Tim ini luar biasa. Tim ini akan memenangkan banyak hal di masa depan dan menjadi bagian dari itu akan sangat istimewa. Kita lihat saja nanti,” pungkasnya
Tag: #demi #barcelona #marcus #rashford #akali #batasan #finansial #united