Naksir Sahabat? Ini Tips Mengubah Pertemanan Jadi Hubungan Asmara
Ilustrasi jatuh cinta.(Google Gemini AI)
08:35
23 Februari 2026

Naksir Sahabat? Ini Tips Mengubah Pertemanan Jadi Hubungan Asmara

 - Jatuh cinta itu sederhana. Yang menyulitkan adalah urusan komitmen, kecocokan, dan kepercayaan.

Masuk akal jika elemen-elemen krusial tersebut terasa lebih ringan jika sosok yang dicintai ternyata sudah menjadi teman dekat.

Itulah alasan mengapa sebagian orang mungkin mulai menaruh hati pada sahabat mereka. Sebab, mereka sudah mengenal orang ini hingga ke intinya, dan menyukai apa yang dilihat.

"Menaruh perasaan pada sahabat itu bisa terjadi. Namun, akhir yang bahagia kebanyakan hanya terjadi dalam komedi romantis," ungkap pakar hubungan sekaligus terapis Dr. Darcy Sterling, dilansir dari Brides, Minggu (22/2/2026).

Bukan hal yang mustahil untuk mengubah status dari sekadar teman menjadi pasangan. Jika kamu salah satu yang naksir dengan sahabat, Sterling menyarankan agar kamu mempertimbangkan dengan matang sebelum menyatakan perasaan dan mempertaruhkan ikatan istimewa yang sudah dimiliki.

"Sangat penting untuk menyadari bahwa saat kamu menyatakan perasaan, kamu sedang melintasi titik yang tidak bisa ditarik kembali," ujar dia.

Baca juga: 3 Zodiak yang Cocok Jadi Sahabat, Setia dan Selalu Mendukung

Tanda status pertemanan bisa berubah menjadi kekasih

Ada beberapa tanda bahwa kamu harus mencoba mengambil langkah lebih jauh dalam pertemanan ini, yaitu:

  • Kamu sering menghabiskan waktu berdua saja secara sengaja.
  • Ada "getaran halus" alias spark, yang menjalar ke seluruh tubuh saat kontak fisik.
  • Kamu menganggapnya sebagai salah satu orang paling penting dalam hidup.
  • Kamu menyadari adanya aksi saling menggoda.
  • Kamu membicarakannya sepanjang waktu.
  • Orang lain mengomentari kedekatanmu atau bertanya apakah kalian berpacaran.
  • Ia memprioritaskanmu sama besarnya denganmu memprioritaskannya.

Ilustrasi jatuh cinta.Google Gemini AI Ilustrasi jatuh cinta.

Transisi menuju ke hubungan romantis tanpa merusak persahabatan

Meskipun tidak ada jaminan bahwa mengungkapkan perasaan tidak akan menjadi bumerang bagi persahabatan, ada beberapa cara untuk mendekati topik ini secara hati-hati.

1. Bertanya pada diri sendiri

Pikirkan baik-baik keputusan untuk mengungkapkan perasaan. Sterling menyarankan beberapa pertanyaan ini sebagai pencerahan:

  • Apakah kamu berdua sama-sama lajang?
  • Apakah kalian mencari jenis hubungan yang sama?

Menurut Sterling, jika jawaban salah satu pertanyaan ini adalah "tidak", maka risikonya mungkin tidak layak diambil.

"Suatu hubungan sudah cukup sulit untuk dipertahankan bahkan ketika orang-orangnya memiliki kecocokan," tegas dia.

Kamu kemungkinan besar akan merusak persahabatan yang sudah ada jika mencoba mengubah keadaan dalam kondisi tersebut.

Baca juga: Jatuh Cinta pada Sahabat Bukan Kesalahan! Lakukan 3 Tips Ini...

Sterling menyarankan untuk bertanya lebih dalam jika kamu berdua memang lajang dan mencari jenis hubungan yang sama, seperti:

Ilustrasi jatuh cinta.Google Gemini AI Ilustrasi jatuh cinta.

  • Seberapa besar kemungkinan dia memiliki perasaan yang sama?
  • Apa dampaknya jika kamu memendam perasaan ini?
  • Bisakah kalian tetap berteman jika dia tidak merasakan hal yang sama?

2. Perhatikan tanda-tanda menggoda

Untuk mendapatkan gambaran apakah temanmu juga tertarik membawa hubungan ke tingkat selanjutnya, perhatikan beberapa indikator.

"Kita manusia tidak pandai menyembunyikan perasaan. Kita merayu. Kita menyentuh. Kita saling memuji," ujar Sterling.

Perhatikan tanda-tanda seperti sentuhan ringan di lengan, menjaga kontak mata, atau tubuh yang condong ke arahmu saat mengobrol.

"Jika sahabatmu menunjukkan hal-hal ini, ada kemungkinan besar mereka merasakan hal yang sama," jelas dia.

Baca juga: 4 Cara Membangun Pernikahan Sehat agar Tak Terjebak Nostalgia Pacaran

3. Buka topik dengan cara yang menyenangkan

Jika sudah yakin untuk menyatakan perasaan, carilah cara yang santai. Sterling menyarankan penggunaan permainan seperti "20 pertanyaan".

"Pastikan salah satu pertanyaan yang kamu ajukan adalah, 'Pernahkah kamu menyukai teman dekat?'. Jika jawabannya 'iya', kamu bisa bertanya lebih spesifik seperti, 'Apa saranmu untuk seseorang yang menyukai teman dekatnya?'"

Ilustrasi jatuh cinta.Google Gemini AI Ilustrasi jatuh cinta.

Menurut Sterilng, ini adalah cara yang seru dan menggoda untuk mengintip perasaannya sebelum kamu benar-benar jujur.

4. Bersikap terbuka dan to the point

Saat bertransisi dari teman menjadi kekasih, kejujuran adalah hal utama. Komunikasi langsung adalah kunci suatu hubungan.

"Namun, beralih dari sahabat menjadi pasangan romantis adalah sebuah medan ranjau," kata Sterling.

Cara terbaik adalah bersikap terus terang sejak awal mengenai jenis hubungan yang kamu inginkan. Apakah ini hanya hubungan tanpa status atau kamu mencari sesuatu jangka panjang.

Menjawab hal ini sejak dini penting agar kamu berdua bisa melangkah maju dengan penuh kesadaran.

Baca juga: Mengapa Saat Pacaran Kekurangan Pasangan Lebih Mudah Diterima

5. Merespons dengan bijak jika cinta bertepuk sebelah tangan

Selalu ada kemungkinan perasaanmu tidak terbalas. Sterling menyarankan untuk menggunan sedikit humor untuk mencairkan suasana.

Setelah ketegangan mereda, jelaskan bahwa kamu tetap berkomitmen pada persahabatan dan terbuka untuk mendengar perasaannya. Pastikan dia tahu bahwa kamu tidak ingin persahabatan rusak, sehingga kalian bisa mulai beranjak dari momen tersebut.

Tag:  #naksir #sahabat #tips #mengubah #pertemanan #jadi #hubungan #asmara

KOMENTAR