Wisatawan Indonesia Doyan Melancong ke Malaysia
Pemandangan Menara Kembar Petronas (Petronas Twin Towers) di Kuala Lumpur City Centre (KLCC), Malaysia, pada malam hari, Kamis (17/4/2025). Foto ini diambil dari seberang Jembatan Saloma (Saloma Skybridge).(KOMPAS.com/Krisda Tiofani)
19:12
5 Januari 2026

Wisatawan Indonesia Doyan Melancong ke Malaysia

- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa perjalanan wisatawan nasional (wisnas) dari periode Januari hingga November 2025 mencapai 8,34 juta perjalanan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan hal ini meningkat 2,53 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.

Namun, jika dilihat secara bulanan pada November, jumlah perjalanan wisnas tercatat hanya 794.730 perjalanan.

"Angka mengalami peningkatan sebesar 9,56 persen secara bulanan dan secara tahunan mengalami peningkatan sebesar 5,96 persen," katanya dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, pada Senin (5/1/2026).

Pudji menjelaskan, jika dilihat dalam hal tujuan perjalanan, negara-negara ASEAN masih mendominasi daftar tujuan wisnas.

Malaysia menjadi destinasi utama dengan 27,51 persen dari total perjalanan ke luar negeri, meski mengalami penurunan 0,89 poin dibanding bulan sebelumnya.

Posisi kedua ditempati Arab Saudi di angka 18,38 persen, diikuti Singapura 12,42 persen.

Selain itu, terdapat negara lainnya yang menjadi tujuan perjalanan wisnas terbanyak, yaitu Tiongkok, Thailand, Jepang, Timor Leste, Korea Selatan, Kamboja, dan Australia.

Pintu Kedatangan Wisnas

Lebih lanjut Pudji memaparkan bahwa, berdasarkan pintu kedatangan wisnas, ada 783.620 perjalanan, sementara melalui pintu perbatasan hanya 11.120 perjalanan.

Dari sisi moda transportasi, pintu udara menjadi pilihan utama dengan 656.040 perjalanan, diikuti laut 98.970, di mana Pelabuhan Batam dan Tanjung Balai Karimun di Provinsi Kepulauan Riau tercatat menjadi pintu kedatangan utama moda angkutan laut dengan perjalanan wisnas terbanyak.

Jumlah wisnas yang datang melalui udara naik 6,86 persen dibanding November 2024 dan 11,03 persen dibanding Oktober 2025.

Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebagai pintu kedatangan utama dengan 419.810 perjalanan, atau sekitar 63,99 persen dari total wisnas melalui udara.

Sementara itu, Bandara Halim Perdanakusuma mencatatkan kenaikan tertinggi dibanding November 2024, melonjak 133,7 persen, dari 270 perjalanan menjadi 631 perjalanan.

Perjalanan wisnas melalui pintu kedatangan utama dengan moda angkutan darat pada November 2025 mengalami kenaikan sebesar 1,09 persen jika dibandingkan Oktober 2025 (m-to-m), tetapi turun sebesar 7,21 persen dibandingkan November 2024 (y-on-y).

Entikong merupakan pintu utama darat yang paling banyak dilalui wisnas saat kembali ke Indonesia, yaitu sebanyak 10,52 ribu perjalanan, turun sebesar 4,59 persen jika dibandingkan Oktober 2025 (m-to-m) dan turun 23,27 persen dibandingkan November 2024 (y-on-y).

Tag:  #wisatawan #indonesia #doyan #melancong #malaysia

KOMENTAR