Cerita Tasya Farasya Alami Kulit Kering sampai Bersisik
Tasya Farasya dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).(KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA)
19:35
20 Februari 2026

Cerita Tasya Farasya Alami Kulit Kering sampai Bersisik

– Youtuber sekaligus beauty influencer Tasya Farasya membagikan pengalaman personalnya menghadapi masalah kulit kering yang bahkan sampai bersisik. 

Kondisi tersebut tidak hanya muncul pada momen tertentu, tetapi telah lama menjadi bagian dari kesehariannya dan semakin terasa saat menjalani ibadah puasa.

Tasya menceritakan, kulit kering bukanlah masalah baru baginya. Menurut ibu dua anak itu, kondisi kulitnya memang cenderung kering sepanjang waktu. 

Baca juga: Ibu Tasya Kamila Pilih Operasi Bariatrik, Siapa yang Bisa Menjalaninya?

Namu, perubahan pola makan dan asupan cairan saat berpuasa membuat keluhan tersebut semakin intens.

“Bukan hanya pas bulan puasa, di hari-hari biasanya kulitku memang sudah kering banget. Tentunya pas bulan puasa jadi tambah kering,” ucap Tasya dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026). 

Cerita Tasya Farasya alami kulit kering

Kulit terasa kering hingga meninggalkan bekas

Tasya Farasya dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tasya Farasya dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).

Perempuan 33 tahun ini menggambarkan kondisi kulitnya dengan cukup detail. Ia menyebut, tingkat kekeringan yang dialaminya bahkan sampai membuat kulit terasa kaku dan mudah meninggalkan bekas saat tersentuh atau tergesek.

“Bahkan saking keringnya, aku bisa ngelukis di kulit. Kalau digores kuku itu akan meninggalkan bekas putih karena kering,” kata Tasya.

Baca juga: Tasya Farasya Beberkan Kunci Sukses Bertahan di Industri Kecantikan yang Kompetitif

Menurutnya, pengalaman tersebut sempat membuatnya terkejut karena menunjukkan bahwa kulit tubuhnya benar-benar kekurangan kelembapan. 

Bekas putih yang tertinggal menjadi tanda bahwa skin barrier tubuhnya tidak dalam kondisi optimal.

Terlalu fokus pada wajah dan tubuh terlupakan

Sebagai figur publik yang dikenal luas lewat konten kecantikan, Tasya mengakui bahwa selama ini perhatiannya lebih banyak tercurah pada perawatan kulit wajah. 

Berbagai tahapan skincare wajah dijalaninya secara konsisten, sementara perawatan kulit tubuh justru luput dari perhatian.

“Aku juga baru menyadari bahwa selama ini aku lebih aware ke perawatan kulit wajah aja, tapi badanku terabaikan,” ujarnya.

Kesadaran tersebut muncul seiring dengan semakin nyatanya dampak yang ia rasakan pada kulit tubuh. 

Tasya pun merasa perlu menghentikan kebiasaan lama yang tidak seimbang antara perawatan wajah dan badan.

“Akhirnya aku sadar kalau enggak boleh nih, harus dihentikan. Sejak saat itu, aku mulai rajin perawatan kulit dari wajah sampai ke seluruh tubuh juga biar balance,” tutur dia.

Baca juga: Makeup Coquette Tasya Farasya, Tren Riasan Feminin yang Kembali Populer

Tanda penuaan mulai terlihat di usia 33 tahun

Tasya Farasya dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tasya Farasya dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).

Memasuki usia 33 tahun, Tasya mulai menyadari perubahan pada kondisi kulit tubuhnya. Ia mengatakan, tanda-tanda penuaan tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga mulai terlihat jelas pada area tubuh tertentu.

“Di usia 33 tahun itu, keriput di kulit badan itu udah mulai keluar dan terlihat. Itu mengapa harus balance merawat kulit badan, seperti kaki, pundak, tangan, lutut itu juga harus dirawat,” jelasnya.

Bagi Tasya, perubahan tersebut menjadi pengingat bahwa kulit tubuh juga mengalami proses penuaan yang sama dan membutuhkan perhatian serta perawatan rutin.

Lebih disiplin jaga cairan dan rutinitas harian

Kini, Tasya mengaku lebih disiplin dalam menjaga kesehatan kulit tubuhnya. Ia memastikan kebutuhan cairan harian tercukupi dan menjadikan penggunaan body lotion sebagai bagian dari rutinitas wajib.

“Sekarang aku pastikan kebutuhan cairan aku cukup dan enggak lupa untuk pakai body lotion setiap hari sebelum beraktivitas, bahkan sebelum berolahraga,” ungkap Tasya.

Pengalaman ini, lanjut Tasya, mengajarkannya bahwa perawatan kulit seharusnya dilakukan secara menyeluruh. 

Tidak hanya wajah, tetapi seluruh tubuh perlu mendapat perhatian yang seimbang agar kesehatan dan kelembapan kulit tetap terjaga.

 Baca juga: Tasya Farasya Tampil Menyala di Gala Premiere “Avatar: Fire and Ash”

Tag:  #cerita #tasya #farasya #alami #kulit #kering #sampai #bersisik

KOMENTAR