Perjalanan Kereta Bandara dan KRL Tangerang Normal Lagi Pascakecelakaan dengan Truk
Ilustrasi KRL.(Dok. PT KAI Commuter)
20:56
20 Februari 2026

Perjalanan Kereta Bandara dan KRL Tangerang Normal Lagi Pascakecelakaan dengan Truk

- Kereta bandara dan KRL lintas Tangerang kembali beroperasi normal pada Jumat (20/2/2026) sore.

Sebelumnya, perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno Hattq (Basoetta) dan KRL lintas Rawabuaya–Batuceper sempat terganggu imbas insiden tertempernya KA 806A Commuter Line Bandara oleh truk trailer di perlintasan sebidang pada Jumat (20/2/2026) pagi.

“Saat ini, jalur telah dapat dilalui kembali secara bertahap dengan kecepatan terbatas setelah dinyatakan aman,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com pada Jumat (20/2/2026) sore.

Baca juga: Evakuasi Kereta Bandara yang Anjlok Selesai, Petugas Bersorak Saat KRL Bisa Melintas

Anne sekaligus memastikan bahwa seluruh pelanggan dalam kondisi selamat.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Seluruh pelanggan berhasil dievakuasi dengan aman dan tidak terdapat korban dalam kejadian ini,” ungkap dia.

49 perjalanan kereta terdampak

Insiden tertempernya kereta oleh truk tersebut berdampak signifikan terhadap operasional perjalanan kereta api.

Sebanyak 33 perjalanan Commuter Line Bandara dan 16 perjalanan Commuter Line Tangerang dibatalkan. Selain itu, 18 perjalanan lainnya menjalani rekayasa pola operasi serta mengalami kelambatan.

Kereta Bandara Soekarno-Hatta anjlok usai menabrak sebuah truk di perlintasan sebidang JPL 21 lintas Rawa Buaya-Batuceper, Poris, Tangerang, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 06.05 WIB.KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Kereta Bandara Soekarno-Hatta anjlok usai menabrak sebuah truk di perlintasan sebidang JPL 21 lintas Rawa Buaya-Batuceper, Poris, Tangerang, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 06.05 WIB.

Secara rata-rata, layanan Commuter Basoetta melayani sekitar 6.430 pengguna per hari, sedangkan Commuter Line di Lintas Tangerang melayani sekitar 74.237 pengguna per hari.

Dengan rata-rata volume tersebut, gangguan di lintas ini berdampak langsung terhadap mobilitas lebih dari 80.000 pelanggan harian yang menggunakan layanan pada lintas Rawabuaya–Batuceper.

Dalam kondisi normal, lintas ini dilalui sekitar 90–100 perjalanan Commuter Line Tangerang dan 60–64 perjalanan Commuter Line Bandara setiap harinya, sehingga pemulihan jalur menjadi prioritas utama untuk mengembalikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Baca juga: Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris, Tak Ada Penumpang di Gerbong

Proses pemulihan melibatkan ratusan petugas gabungan yang terdiri dari tim Jalan Rel, Listrik Aliran Atas (LAA), operasional, serta pengamanan.

"Sementara untuk perbaikan tiang dan kabel listrik aliran atas (LAA) yang mengalami kerusakan juga telah tertangani oleh petugas terkait, sehingga mulai pukul 16.25 WIB perjalanan Commuter Line kembali bisa melintas di kedua jalur, yang sebelumnya hanya menggunakan satu jalur," jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangan resmi lainnya.

Lebih lanjut Karina menambahkan bahwa mulai pukul 17.00 WIB layanan perjalanan Commuter Line Basoetta kembali dioperasikan berangkat dari Bandara menuju Manggarai ataupun sebaliknya.

Benda berbentu lonjong berwarna oranye dibawa truk kontainer yang ditabrak Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Poris, Tangerang, Jumat (20/2/2026), merupakan kapsul penyelamat.KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Benda berbentu lonjong berwarna oranye dibawa truk kontainer yang ditabrak Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Poris, Tangerang, Jumat (20/2/2026), merupakan kapsul penyelamat.

Petugas terkait di lokasi juga masih terus melakukan normalisasi prasarana agar perjalanan kereta kembali normal melintas di kedua jalur secara aman sesuai kecepatan operasional.

Lebih lanjut, Anne mengatakan bahwa dilakukan secara menyeluruh, mencakup evakuasi kendaraan truk, pengangkatan rangkaian yang anjlok, pemeriksaan dan perbaikan struktur rel dan bantalan, pengukuran ulang geometri jalur, hingga pemulihan jaringan LAA guna memastikan prasarana kembali dalam kondisi aman sebelum jalur dibuka kembali.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Seluruh langkah pemulihan dilakukan secara maksimal agar layanan dapat kembali berjalan dengan aman dan andal,” ungkap Anne.

Baca juga: Perjalanan Kereta Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan, Penumpang Dapat Refund 100 Persen

KAI menegaskan bahwa pelanggaran di perlintasan sebidang memiliki konsekuensi serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api dan pelayanan publik.

Atas insiden ini, KAI berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan akan menempuh proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan di perlintasan sebidang bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan. Kami akan bersikap tegas melalui jalur hukum,” tegas dia.

KAI memastikan evaluasi menyeluruh terus dilakukan guna memperkuat aspek keselamatan dan keandalan layanan di seluruh jaringan operasional.

Refund 100 persen

KAI Commuter juga memastikan seluruh tiket Commuter Line Basoetta yang telah dipesan pengguna untuk jadwal perjalanan yang terdampak akan dikembalikan secara penuh alias 100 persen.

Proses refund dapat dilakukan langsung di loket stasiun Commuter Line Basoetta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tag:  #perjalanan #kereta #bandara #tangerang #normal #lagi #pascakecelakaan #dengan #truk

KOMENTAR