Lebih dari 900.000 Kendaraan Melintasi Jalur Puncak Bogor Saat Nataru
Situasi arus kendaraan yang menuju jalur wisata Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/12/2025).(KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN)
17:07
6 Januari 2026

Lebih dari 900.000 Kendaraan Melintasi Jalur Puncak Bogor Saat Nataru

Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, kembali menjadi salah satu titik paling ramai selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Kepolisian mencatat lebih dari 900.000kendaraan melintasi kawasan ini selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025–2026, yang berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, mengungkapkan bahwa data tersebut dihimpun berdasarkan jumlah kendaraan yang keluar dan masuk melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi, pintu utama menuju kawasan wisata Puncak.

905.665 kendaraan melintasi Puncak Bogor selama Nataru

Dalam laporan resmi, AKP Rizky menjelaskan ada 905.665 kendaraan yang melintasi Jalur Puncak via Tol Jagorawi.

Perinciannya sebagai berikut:

  • 449.765 kendaraan datang dari arah Jakarta menuju Puncak.
  • 455.900 kendaraan kembali dari arah Puncak menuju Jakarta.

“Total kendaraan yang melintas di Jalur Puncak via Tol Jagorawi itu ada 905.665 kendaraan,” ujar Rizky di Bogor.

2 kali puncak arus wisatawan ke Puncak

Kepadatan kendaraan menunjukkan dua momen puncak arus wisatawan menuju Puncak, yaitu:

  • Sabtu, 20 Desember 2025: 35.210 kendaraan
  • Sabtu, 27 Desember 2025: 32.267 kendaraan

Sementara itu, arus balik juga mengalami dua periode puncak, yakni:

  • Minggu, 21 Desember 2025: 33.690 kendaraan
  • Minggu, 4 Januari 2026: 34.664 kendaraan

Rizky menyebut volume kendaraan harian di GT Ciawi selama libur Nataru berada di kisaran 27.000 kendaraan, sementara total kendaraan roda empat ke atas yang naik dan turun mencapai sekitar 50.000 unit per hari.

Lalu lintas relatif terkendali berkat one way lebih awal

Meski volume kendaraan sangat tinggi, arus lalu lintas di Jalur Puncak disebut relatif terkendali. Hal ini berkat penerapan rekayasa lalu lintas berbasis data, termasuk sistem satu arah (one way).

Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini polisi menerapkan sistem one way lebih awal, yakni saat volume kendaraan di GT Ciawi menyentuh angka 2.500 kendaraan.

Polisi sedang memberlakukan sistem oneway dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/12/2025).KOMPAS.com/PUTRA RAMADHANI ASTYAWAN KONTRIBUTOR BOGOR Polisi sedang memberlakukan sistem oneway dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/12/2025).

“Jadi sebelum antrean kendaraan lebih panjang, kami sudah melaksanakan satu arah lebih awal,” jelas Rizky.

Langkah ini dinilai efektif dalam mengurai antrean kendaraan dan mencegah kemacetan parah yang biasanya terjadi saat musim liburan panjang.

Dalam kesempatan yang sama, Rizky juga menyampaikan apresiasi kepada para pengendara, wisatawan, dan warga lokal atas kerja sama mereka dalam mendukung kelancaran Operasi Lilin Lodaya.

“Kami berterima kasih kepada pengendara, wisatawan, dan warga Puncak atas kerja samanya sehingga Operasi Lilin 2025 berjalan dengan baik tanpa kendala berarti,” ucapnya.

Tag:  #lebih #dari #900000 #kendaraan #melintasi #jalur #puncak #bogor #saat #nataru

KOMENTAR