Kementerian PU Siapkan 10 Tol Fungsional Tambahan untuk Dukung Mudik Lebaran 2026
Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional sepanjang 290,855 kilometer untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan perjalanan masyarakat saat Idulfitri 1447 Hijriah berlangsung lebih lancar dan aman.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengatakan, kesiapan infrastruktur menjadi fokus utama menjelang masa puncak pergerakan masyarakat.
Baca juga: Exit Tol Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026, Hanya untuk Mobil Pribadi
“Kami menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional sepanjang 290,855 km,” ujarnya di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Daftar ruas tol fungsional yang disiapkan
Adapun ruas-ruas yang akan difungsionalkan selama periode mudik dan balik meliputi:
- Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1
- Tol Palembang–Betung Seksi 1–2–3–4
- Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1–2–3
- Tol Solo–Yogyakarta Seksi Prambanan–Purwomartani
- Tol Yogyakarta–Bawen Seksi Ambarawa–Bawen
Pengoperasian fungsional ini diharapkan dapat mengurai kepadatan di sejumlah ruas utama serta mempercepat waktu tempuh pemudik.
Kesiapan jalan tol dan jalan nasional
Wamen PU memaparkan bahwa hingga saat ini terdapat 76 ruas jalan tol beroperasi dengan total panjang 3.115,98 km. Infrastruktur tersebut didukung oleh:
- 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/rest area)
- 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
- 539 gerbang tol
Selain jalan tol, pemerintah juga memastikan kesiapan jalan nasional untuk menampung lonjakan kendaraan selama periode mudik.
Prediksi pergerakan 144 juta pemudik
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan hasil survei nasional yang memprediksi sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026. Angka ini berpotensi meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Ilustrasi tol Trans-Jawa. Diskon tarif tol Nataru 2025/2026. Diskon tol Trans Jawa Desember 2025. Diskon tol Semarang-Jakarta.
Posko Angkutan Lebaran 2026 akan dioperasikan pada 13–29 Maret 2026 untuk mengoordinasikan seluruh moda transportasi—darat, laut, udara, dan kereta api.
Rekayasa lalu lintas dan pembatasan kendaraan barang
Untuk mengurangi risiko kemacetan parah, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, antara lain:
- Pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas
- (kecuali kendaraan pengangkut bahan pokok, BBM, dan kebutuhan penting)
- Penerapan contraflow di titik rawan kepadatan
- Sistem satu arah (one way) pada ruas tol tertentu
- Kebijakan ganjil genap untuk mengatur volume kendaraan
Baca juga: Tol Bocimi Seksi 3 Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026
Upaya ini akan dijalankan bersama Korlantas Polri guna memastikan arus mudik dan balik berjalan aman, lancar, dan tertib.
Tag: #kementerian #siapkan #fungsional #tambahan #untuk #dukung #mudik #lebaran #2026