8 Penyebab Mual yang Sering Terjadi, dari Ringan hingga Serius
- Rasa mual merupakan keluhan yang umum dialami banyak orang, namun tetap terasa tidak menyenangkan dan sering kali mengganggu aktivitas.
Kepala terasa ringan, tubuh dingin dan berkeringat, hingga muncul dorongan untuk muntah. Meski sering dianggap sepele, mual sebenarnya bukan penyakit, melainkan gejala dari kondisi tertentu.
Menurut keterangan dari Stanford Medicine, mual adalah sinyal bahwa tubuh sedang mengalami gangguan, baik akibat infeksi ringan, perubahan gaya hidup, hingga masalah medis serius.
Baca juga: Mengapa Migrain Bisa Disertai Mual dan Muntah? Ini Penjelasan Dokter
Berikut beberapa penyebab rasa mual, mulai dari hal yang ringan sampai serius, seperti disadur Men’s Health, Sabtu (21/2/2026).
Penyebab mual yang umumnya sering terjadi
1. Infeksi lambung atau keracunan makanan
Infeksi virus, bakteri, atau penyakit akibat makanan merupakan penyebab mual yang paling umum.
Dokter spesialis gastroenterologi Dr. Kamal Amer menjelaskan, infeksi saluran cerna sering memicu mual mendadak, terkadang disertai diare atau muntah.
Jika orang terdekat mengalami gejala serupa, kemungkinan besar penyebabnya adalah infeksi lambung.
Dalam banyak kasus, keluhan ini mereda dalam satu hingga dua hari. Namun, bila mual semakin berat atau tidak membaik, pemeriksaan medis diperlukan.
2. Efek samping obat-obatan
Mengonsumsi obat tertentu, seperti obat pereda nyeri golongan NSAID (ibuprofen atau naproxen), dapat mengiritasi lambung dan menimbulkan rasa mual.
Dokter gastroenterologi dari Cleveland Clinic, Dr. Christine Lee menyarankan agar pasien berkonsultasi jika mual muncul setelah minum obat.
“Mengganti jenis obat atau menyesuaikan dosis bisa membantu mengurangi keluhan,” ujarnya.
Baca juga: Kenali 10 Gejala Keracunan Makanan, di Antaranya Mual dan Diare
3. Konsumsi alkohol dan zat tertentu
Alkohol berlebihan dan penggunaan zat seperti opioid dapat mengganggu pencernaan dan memicu mual berkepanjangan.
Bahkan, penggunaan ganja pada sebagian orang dapat menyebabkan mual dan muntah berulang.
“Saya mulai melihat banyak pasien yang mengalami mual dan perut kembung akibat obat pereda nyeri opioid,” kata Dr. Amer.
Mengatasi kebiasaan ini menjadi langkah penting untuk mencegah gejala berulang.
4. Mabuk perjalanan
Gerakan berulang saat naik mobil, kapal, atau pesawat dapat menyebabkan gangguan keseimbangan dan memicu mual. Menurut Dr. Lee, kondisi ini sebaiknya tetap dikonsultasikan jika sering terjadi.
Ia menambahkan, menjaga tubuh tetap terhidrasi dan beristirahat cukup dapat membantu mengurangi risiko mabuk perjalanan.
5. Terlalu lapar
Meski terdengar berlawanan, rasa lapar berlebihan dapat menyebabkan mual. Penumpukan asam lambung saat perut kosong dalam waktu lama dapat memicu rasa tidak nyaman.
“Jangan melewatkan waktu makan dan pastikan tubuh mendapat asupan yang cukup, terutama sebelum berolahraga,” tutur Dr. Lee.
6. Stres dan kecemasan
Stres, rasa takut, dan kecemasan dapat memengaruhi sistem pencernaan. Sensasi layaknya kupu-kupu di perut yang sering dikaitkan dengan gugup, pada tingkat tertentu dapat berkembang menjadi mual.
Jika kecemasan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan terapis atau konselor sangat dianjurkan.
7. Gangguan saluran cerna
Berbagai penyakit pencernaan seperti GERD, gastritis, tukak lambung, hingga pankreatitis dapat menyebabkan mual yang berulang.
Dr. Lee menegaskan, gangguan ini perlu ditangani secara medis agar keluhan tidak berkembang menjadi komplikasi serius.
Baca juga: Manfaat Jahe untuk Mengurangi Mual secara Alami, Bagaimana Caranya?
8. Penyakit lain yang mendasari
Mual juga dapat menjadi tanda kondisi medis serius, seperti gangguan jantung, pembekuan darah, masalah otak, kadar gula darah tidak stabil, dehidrasi, hingga gangguan hati dan ginjal.
Menurut Dr. Amer, penderita diabetes yang tidak terkontrol sering mengalami gangguan pengosongan lambung yang memicu mual.
Jika mual sering muncul, berlangsung lama, atau disertai gejala seperti nyeri hebat, muntah darah, sesak napas, atau penurunan berat badan, segera periksakan diri.
“Semakin cepat diagnosis ditegakkan, semakin baik hasil pengobatan,” imbau Dr. Lee.
Tag: #penyebab #mual #yang #sering #terjadi #dari #ringan #hingga #serius