5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Ramadhan : Strategi Sehat bagi Pikiran dan Emosi
Puasa Ramadhan bisa menjaga dan meningkatkan kesehatan mental (humanappeal.org.uk)
05:55
22 Februari 2026

5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Ramadhan : Strategi Sehat bagi Pikiran dan Emosi

 – Pada dasarnya menjaga kesehatan mental selama bulan Ramadhan adalah bagian penting dari ibadah karena puasa tidak hanya memengaruhi tubuh secara fisik tetapi juga pikiran dan perasaan seseorang.

Penelitian menunjukkan bahwa puasa Ramadhan dapat memberikan manfaat bagi kondisi psikologis seperti berkurangnya gejala depresi dan kecemasan bagi banyak orang.

Namun, perubahan rutinitas, pola tidur dan tuntutan sosial bisa juga menjadi tantangan bagi kesejahteraan mental jika tidak ditangani dengan baik.

Berikut 5 cara menjaga kesehatan mental selama Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Human Appeal dan Ministry of Health, Minggu (22/2) :

  1. Memahami hubungan antara puasa dan kesehatan mental

Banyak studi ilmiah menunjukkan bahwa puasa Ramadhan bukan sekadar tantangan fisik tetapi juga berpengaruh pada kesehatan mental termasuk rasa syukur, kedamaian batin dan ketahanan emosional. 

Menariknya banyak penelitian menunjukkan bahwa adanya penurunan gejala depresi, kecemasan dan stres selama Ramadhan.

Namun sebagian studi juga mencatat adanya gangguan tidur dan penurunan kualitas tidur sehingga memengaruhi kondisi mental jika tidak diatur dengan baik. 

Memahami hal ini membantu kita menyadari bahwa kesehatan mental saat berpuasa tidak terjadi begitu saja tetapi perlu strategi dan perhatian khusus. 

Puasa yang dilakukan dengan persiapan yang baik dapat menjadi waktu untuk refleksi diri,intropeksi dan ketenangan batin yang lebih mendalam.

  1. Menetapkan rutinitas seimbang antara ibadah dan istirahat

Menerapkan rutinitas harian yang seimbang antara ibadah, pekerjaan , istirahat dan waktu senggang membantu menciptakan stabilitas emosional selama puasa.

Sistem jadwal yang teratur pada waktu tidur, makan sahur, shalat, dan aktivitas harian membantu tubuh serta pikiran tahu kapan harus mengisi ulang energi.

Rutinitas ini juga bisa mengurangi kecemasan dan kebingungan serta membantu Anda berpikir lebih jernih sepanjang bulan.

Pastikan juga waktu tidur tidak terlalu terganggu oleh aktivitas malam seperti tarawih atau ibadah sosial lainnya agar kualitas tidur tetap optimal.

  1. Memperhatikan asupan nutrisi dan hidrasi

Kesehatan fisik dan mental memang saling terkait, sehingga nutrisi yang baik saat sahur dan berbuka puasa sangat berpengaruh pada suasana hati dan energi sepanjang hari.

Makanan seimbang yang kaya karbohidrat kompleks, protein serta vitamin yang membantu menjaga kestabilan gula darah yang berperan penting dalam suasana hati dan konsentrasi.

Hidrasi yang cukup antara berbuka puasa dan sahur juga membantu mencegah kelelahan mental karena dehidrasi dapat memperburuk mood dan menurunkan kemampuan berpikir.

  1. Menjaga hubungan sosial dan komunitas

Interaksi sosial seperti buka bersama keluarga, shalat berjamaah atau kegiatan komunitas dapat membantu mengurangi perasaan kesepian dan meningkatkan perasaan kebersamaan selama Ramadhan. 

Riset menunjukkan bahwa hubungan sosial yang kuat berperan penting dalam mencegah depresi dan kecemasan.

Rasa kebersamaan ini membantu membangun dukungan emosional saat tantangan hidup muncul selama puasa. 

  1. Mindfulness dan hubungan spiritual

Ramadhan memberikan kesempatan unik untuk berlatih kesadaran (mindfulness) melalui ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur'an dan dzikir yang dapat menenangkan pikiran dan mengurangi kecemasan. 

Rutinitas ibadah spiritual membantu fokus pikiran pada nilai-nilai positif dan memberikan rasa ketenangan emosional. Intinya melakukan ibadah dengan penuh kesadaran dan niat maka bisa membantu Anda merasakan kedamaian batin yang lebih dalam.

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #cara #menjaga #kesehatan #mental #selama #ramadhan #strategi #sehat #bagi #pikiran #emosi

KOMENTAR