Pendakian Merbabu Ditutup Januari–Februari 2026, Ini Alasannya
Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) resmi menutup seluruh jalur pendakian mulai 1 Januari hingga 28 Februari 2026.
Pengumuman ini dirilis pada 29 Desember 2025 sebagai langkah mitigasi menyusul peningkatan risiko keselamatan pendaki akibat cuaca ekstrem.
Ada pendaki tersambar petir
Dalam surat edaran, BTNGMb menyampaikan bahwa telah terjadi kecelakaan pendaki yang tersambar petir di jalur pendakian Gunung Merbabu.
Insiden tersebut menunjukkan tingginya risiko aktivitas pendakian di tengah perubahan cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.
Peringatan BMKG: Cuaca ekstrem mengancam pegunungan
Berdasarkan informasi dan peringatan dini BMKG, wilayah Jawa Tengah dan kawasan pegunungan berpotensi mengalami:
- Perubahan cuaca secara tiba-tiba
- Hujan lebat berdurasi singkat
- Angin kencang hingga puting beliung
- Kilat dan petir
Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan pendaki sehingga diperlukan kebijakan penutupan sementara.
Reschedule dan refund bagi pendaki yang sudah booking
BTNGMb memastikan calon pendaki yang telah melakukan booking pendakian bulan Januari 2026 berhak memilih:
Panorama dari Pos Pemancar Gunung Merbabu via Thekelan.
- Penjadwalan ulang (reschedule)
- Pengembalian biaya (refund)
Proses ini akan mengikuti ketentuan yang berlaku di sistem booking resmi.
Selama penutupan, aktivitas pendakian dilarang total
Selama masa penutupan, BTNGMb menegaskan bahwa seluruh bentuk aktivitas pendakian tidak diperbolehkan, baik pendakian reguler, kegiatan komunitas, maupun ekspedisi lainnya.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah pencegahan agar insiden fatal tidak kembali terjadi dan untuk memastikan keselamatan seluruh pengunjung Gunung Merbabu.
Tag: #pendakian #merbabu #ditutup #januarifebruari #2026 #alasannya