Apa Alasan Hotel Tidak Punya Lantai 13?
- Meski tidak semua, namun ternyata kebanyakan hotel ternama dunia tidak memiliki lantai 13.
Bagi sebagian orang, hal tersebut terasa biasa saja. Namun bagi yang memperhatikan, ketiadaan lantai 13 justru memunculkan pertanyaan: apakah lantai itu memang tidak ada, atau sengaja dihilangkan?
Memang, tidak ada aturan baku mengenai hal tersebut, namun hal ini semata keputusan manajemen hotel yang mengutamakan kebutuhan pelanggan.
Apa Alasan Hotel Tidak Punya Lantai 13?
Ternyata, fenomena hotel yang tidak memiliki lantai 13 umumnya dikaitkan dengan faktor psikologis tamu dan strategi bisnis, bukan alasan teknis bangunan.
Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Culture, Tourism and Hospitality Research mencatat, hotel jaringan internasional lebih sering menghilangkan nomor lantai 13 dibandingkan hotel independen.
Baca juga: Ini Kelebihan Bungalow Dibanding Hotel Wisata
Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi tamu dari berbagai latar budaya yang memiliki sensitivitas terhadap angka tertentu.
Pakar Perilaku Konsumen Properti dari Cornell University School of Hotel Administration, Michael Lynn menjelaskan, industri perhotelan sangat mempertimbangkan persepsi dan kenyamanan tamu.
"Angka 13 di banyak budaya Barat dianggap membawa kesialan sehingga sebagian tamu merasa tidak nyaman menginap di lantai tersebut," ungkap Michael dikutip Kompas.com, Jumat (20/2/2026).
Menurut dia, keputusan menghilangkan penomoran lantai 13 lebih merupakan bentuk manajemen persepsi.
Secara fisik lantai tersebut tetap ada, tetapi nomor lantainya biasanya langsung meloncat dari 12 ke 14.
Sementara itu, Profesor Psikologi Lingkungan dari City University of New York Seymour Wapner menyebut, kepercayaan terhadap angka tertentu dapat memengaruhi pengalaman ruang seseorang.
"Dalam konteks hotel, rasa tidak nyaman sekecil apa pun dapat berdampak pada kepuasan tamu," tambah dia.
Karena itu, operator hotel cenderung menghindari penggunaan angka 13 untuk meminimalkan potensi keluhan dan menjaga tingkat hunian.
Baca juga: Meski Tanpa Izin, Hotel Sultan Masih Bisa Dipesan Lewat Aplikasi
Langkah tersebut dinilai sebagai strategi pemasaran berbasis psikologi konsumen, bukan karena ada aturan konstruksi atau keselamatan bangunan yang melarang lantai 13.
Praktik ini tidak hanya terjadi di hotel, tetapi juga pada sejumlah gedung apartemen dan perkantoran, terutama yang menyasar pasar internasional.