Cerita Rekor Hambar Didier Drogba dan Akhir Puasa Gelar Tottenham...
- Tanggal 24 Februari 2008 meninggalkan memori pahit untuk Chelsea dan salah satu striker terbaiknya, Didier Drogba.
Mencetak gol di partai final tentu sangat berarti bagi pesepak bola manapun. Didier Drogba termasuk sosok istimewa yang berulang kali melakukannya.
Drogba kerap mencetak gol di final turnamen semasa berseragam Chelsea, terutama pada termin pertama (2004-2012).
Drogba bahkan mengukir rekor abadi sebagai pemain pertama yang mampu menorehkan gol dalam tiga final Piala Liga Inggris secara beruntun.
Baca juga: Kisah Wayne Rooney Jadi Pemusnah Tabu Man United di Kandang AC Milan
Momen itu tercipta sewaktu memperkuat Chelsea di partai puncak Piala Liga Inggris 2007-2008 kontra Tottenham Hotspur, tepat 18 tahun lalu.
Namun, rekor Drogba terasa hambar mengingat Chelsea gagal menggondol trofi akibat bertekuk lutut 1-2 dari Tottenham.
Laga ini berlangsung sengit dan harus berlanjut ke babak ekstra setelah kedua tim bermain sama kuat 1-1 di waktu normal.
Chelsea membuka skor terlebih dulu via sepakan bebas nan akurat Drogba di pengujung babak pertama.
Baca juga: Ketika Treble Legendaris Man United pada 1999 Dinodai Arsenal...
Gol tersebut terasa janggal karena sesungguhnya Tottenham lebih mendominasi permainan sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Tottenham menyamakan kedudukan berkat eksekusi penalti Dimitar Berbatov pada menit ke-70.
Hukuman ini merupakan dampak dari kesalahan bek Chelsea, Wayne Bridge, yang tertangkap menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.
Skor 1-1 tetap bertahan sampai wasit Mark Halsey meniup peluit tanda berakhirnya waktu normal.
Baca juga: Sejarah 11 Februari 2006, Mulut Besar Jose Mourinho Ditampar Tim Gurem
Petaka Chelsea di Babak Ekstra
Kedua tim mesti menjalani babak ekstra guna menentukan pemenang. Di sinilah petaka buat Chelsea muncul.
Pada menit ke-94, Tottenham mendapatkan tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Chelsea.
Jermaine Jones mengirimkan umpan lambung menuju kotak penalti yang kemudian berujung gol berkat aksi Jonathan Woodgate.
Gol penentu ini terbilang unik lantaran bola terlebih dulu ditinju oleh kiper Chelsea, Petr Cech.
Baca juga: Momen Pippo Inzaghi dan Kaka Jadi Monster Gol AC Milan 20 Tahun Silam
Akan tetapi, si kulit bulat justru secara tak terduga mengenai wajah Woodgate lalu mengarah masuk ke gawang.
Di sisa waktu Chelsea berupaya melancarkan berbagai ancaman guna menyamakan kedudukan dan memaksakan babak adu penalti.
Para pemain Tottenham Hotspur melakukan selebrasi setelah memenangkan Final Piala Liga Inggris melawan Chelsea di Stadion Wembley di London pada 24 Februari 2008. Tottenham Hotspur memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. FOTO AFP ADRIAN DENNIS
Penggunaan ponsel dan situs web gambar sepak bola domestik bahasa Inggris tunduk pada perolehan Lisensi Pengguna Akhir Fotografi dari Football DataCo Ltd Tel : +44 (0) 207 864 9121 atau e-mail [email protected] - berlaku untuk pertandingan Premier dan Football League. (Foto oleh ADRIAN DENNIS / AFP)
Hanya saja, kiper Tottenham, Paul Robinson, tampil cemerlang mementahkan tembakan Salomon Kalou dan Joe Cole.
Jadilah Tottenham merengkuh trofi Piala Liga Inggris keempat sepanjang sejarah berdirinya klub.
Baca juga: Sejarah 15 Februari 2003: Kening David Beckham Bocor Ditendang Ferguson
Sebuah prestasi langka mengingat kali terakhir Spurs melakukannya adalah saat menggulung Leicester City dengan skor 1-0 pada edisi 1998-1999.
Suka cita Tottenham, derita Didier Drogba. Striker legendaris asal Pantai Gading itu tertunduk lesu.
On this day in 2008, we beat Chelsea 2-1 after extra time to lift the League Cup! Keep tweeting using #SpursAtWembley pic.twitter.com/NwoGnqTjLX
— Tottenham Hotspur (@SpursOfficial) February 24, 2015
Drogba memang berhasil menciptakan rekor spesial, tapi tentu lebih memilih tak mencetak gol asalkan Chelsea bisa juara.
"Sungguh menyakitkan. Para pemain begitu kecewa karena kami telah menempuh jalan panjang menuju final," ucap pelatih Chelsea kala itu, Avram Grant.
Baca juga: Momen Traumatis Eks Man United Patah Kaki Lawan Liverpool 20 Tahun Lalu
"Gol kedua Tottenham yang lahir dari situasi bola mati seharusnya bisa kami cegah," imbuhnya.
Rekaman Pertandingan
Chelsea vs Tottenham 1-2
Minggu, 24 Februari 2008
Chelsea (4-5-1): 1-Cech; 35-Belletti, 26-Terry, 6-Carvalho, 18-Bridge; 24-Wright-Phillips (21-Kalou 72'), 8-Lampard, 12-Mikel (10-J. Cole 98'), 5-Essien (13-Ballack 88'), 39-Anelka; 11-Drogba
Cadangan: 23-Cudicini, 33-Alex
Pelatih: Avram Grant (Israel)
Tottenham (4-4-2): 1-Robinson; 28-Hutton, 39-Woodgate, 26-King, 2-Chimbonda (22-Huddlestone 61'); 25-Lennon, 8-Jenas, 4-Zokora, 15-Malbranque (6-Tainio 75'); 10-Keane (5-Kaboul 102'), 9-Berbatov
Cadangan: 12-Cerny, 23-Bent
Pelatih: Juande Ramos (Spanyol)
Stadion: Wembley (87.660)
Gol: Drogba 39'/Anelka 70' pen., Woodgate 94'
Wasit: Halsey
Kartu Kuning: Mikel, Carvalho, Cech (C)/Zokora, Tainio, Lennon, Jenas (T)
Kartu Merah: -
Tag: #cerita #rekor #hambar #didier #drogba #akhir #puasa #gelar #tottenham