FIFA Bisa Batalkan Guadalajara Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Imbas Konflik Kartel
Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.(GETTY IMAGES via AFP/POOL)
20:44
23 Februari 2026

FIFA Bisa Batalkan Guadalajara Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Imbas Konflik Kartel

Kondisi keamanan Meksiko saat ini kian mengkhawatirkan usai terjadi konflik kartel narkoba Jalisco New Generation (CJNG) sejak Minggu (22/2/2026) waktu setempat.

Konflik tersebut terungkap usai buronan paling dicari di Meksiko dan pemimpin kartel narkoba CJNG 'El Mencho' yang sebelumnya bernama Nemesio Oseguera Cervantes telah tewas dalam operasi keamanan.

Operasi tersebut bertujuan untuk menangkap El Mencho yang saat itu sedang dalam perjalanan ke Mexico City setelah bentrokan kekerasan.

Dalam laporan BBC News, sebanyak empat anggota kartel tersebut terluka di negara bagian Jalisco bagian tengah barat, sementara tiga anggota angkatan bersenjata Meksiko juga terluka dalam baku tembak yang sengit.

Baca juga: Geger Pengaduan 120 Halaman ke ICC: Petinggi FIFA dan UEFA Terseret Isu Kemanusiaan di Palestina

Kabar kematian 'El Mencho' membuat kekerasan menyebar ke seluruh negeri, dengan kartel membakar kendaraan sebagai bentuk pembalasan.

Kobaran api terlihat dari jarak bermil-mil, dengan asap mengepul di sejumlah kota, termasuk Guadalajara, yang akan menjadi tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia 2026.

Perlu diingat, Guadalajara akan menggelar pertandingan grup kedua Meksiko pada 18 Juni 2026.

Baca juga: FIFA Siapkan Dana Rp1,2 Triliun untuk Gaza, Trump: Bintang Dunia Akan Dilibatkan

Respons FIFA Soal Konflik Kartel

Angkatan Udara Meksiko bersama Garda Nasional Meksiko telah dikerahkan untuk mengendalikan situasi, sementara Presiden Claudia Sheinbaum Pardo mengimbau masyarakat agar tetap “tenang” di tengah eskalasi kekerasan.

Di samping kerusuhan yang berlangsung, dunia sepak bola turut terdampak oleh konflik tersebut. Sejumlah laga Liga MX harus ditunda demi alasan keamanan.

Akibat kondisi yang belum stabil, FIFA terus memantau perkembangan situasi di Meksiko sebelum mengambil keputusan terkait pelaksanaan Piala Dunia 2026.

Baca juga: FIFA Berencana Perluas Piala Dunia Antarklub Jadi 48 Tim

Menurut media Spanyol MARCA , meskipun FIFA tidak berkomentar secara terbuka tentang situasi tersebut, “sumber yang mengetahui perencanaan telah mengakui tingkat kekhawatiran yang tinggi tentang apakah kondisi di lapangan dapat menjamin keselamatan yang diharapkan pada acara olahraga global sebesar ini”.

Adapun Guadalajara dan Monterrey akan menjadi tuan rumah pertandingan play-off pada bulan Maret, dengan Bolivia, Jamaika, Kaledonia Baru dan Suriname, serta Kongo DR dan Irak, bersaing untuk memperebutkan dua tempat terakhir di turnamen mendatang.

Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan sambutan sebelum suasana pengambilan undian untuk turnamen playoff antarkonfederasi Piala Dunia 2026 dan playoff Eropa di Home of FIFA, Zurich, Swiss, pada Kamis (20/11/2025).
TANGKAPAN LAYAR Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan sambutan sebelum suasana pengambilan undian untuk turnamen playoff antarkonfederasi Piala Dunia 2026 dan playoff Eropa di Home of FIFA, Zurich, Swiss, pada Kamis (20/11/2025).

FIFA Berhak Mencabut Kota Tuan Rumah

Sebagai penyelenggara utama Piala Dunia, FIFA dapat mencabut hak Guadalajara atau kota tuan rumah lainnya untuk menjadi tuan rumah pertandingan.

Sesuai dengan peraturan Piala Dunia 2026 , FIFA berhak untuk “membatalkan, menjadwal ulang, atau memindahkan satu atau lebih pertandingan (atau seluruh Piala Dunia FIFA 2026) karena alasan apa pun atas kebijakannya sendiri, termasuk sebagai akibat dari keadaan kahar atau karena masalah kesehatan, keselamatan, atau keamanan”.

Sementara itu, dalam wawancara dengan SPORTbible pada awal Februari lalu, Jack Anderson, Profesor Hukum Olahraga di Universitas Melbourne, membenarkan jika FIFA bisa mencabut status tuan rumah secara sepihak.

Baca juga: Sosok El Mencho, Bos Kartel Narkoba Paling Kejam yang Tewas dalam Operasi Militer Meksiko

Namun begitu, kebijakan itu berlaku jika terjadi ancaman serius atau status 'luar biasa'.

“Berdasarkan kontrak yang berlaku, FIFA memiliki wewenang luas untuk mengakhiri kesepakatan dengan negara dan kota tuan rumah secara sepihak”, tetapi hanya jika mereka dapat membenarkan alasan pengakhiran yang 'luar biasa'," ujarnya.

Tag:  #fifa #bisa #batalkan #guadalajara #jadi #tuan #rumah #piala #dunia #2026 #imbas #konflik #kartel

KOMENTAR