Manajemen Arema FC Dukung Penuh Tim di Bulan Ramadhan
- Catatan kemenangan beruntun Arema FC di putaran kedua Super league 2025-2026 akhirnya terhenti.
Terbaru pada pekan ke-22, Arema FC harus puas berbagi angka 2-2 dengan Madura United pada laga bertajuk Derbi Jatim yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Sabtu (21/2/2026) malam.
Hasil tersebut memutus tren positif Arema di tiga laga sebelumnya.
Madura United memimpin lebih dulu lewat gol Junior Brandao pada menit 45+1.
Memasuki babak kedua, Arema FC mengubah permainan dengan mencetak dua gol melalui Dlaberto pada menit ke-47 dan Joel Vinicius empat menit kemudian.
Baca juga: Hasil Madura United vs Arema FC 2-2: Sama Kuat, Saling Berbalas Gol
Namun, kemenangan di depan mata sirna jelang laga usai.
Kelengahan lini belakang dimanfaatkan Mendonca yang mencetak gol lewat sundulan pada menit ke-88 dan memastikan skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Intensitas Jadi Sorotan
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui laga bertajuk Derbi Jawa Timur itu berjalan sulit sejak awal. Ia menilai tim tidak bermain dengan intensitas yang diharapkan pada babak pertama.
“Di babak pertama intensitas kami kurang, tapi di babak kedua mulai naik dan kami bisa mengembalikan keadaan,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
"Itu adalah kredit bagi para pemain yang mengubah sikapnya. Mereka kembali lebih fokus, lebih siap, dan melakukan apa yang sudah kami latih selama seminggu ini," imbuhnya.
"Sayang sekali kebobolan di menit akhir, tapi kami akan lebih fokus untuk pertandingan ke depan."
Baca juga: Arema FC Kalahkan Semen Padang, Taktik Singo Edan Berjalan
Ia memahami determinasi tinggi diperlihatkan Madura United yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.
Meski kecewa dan gagal mengamankan tiga poin, ia tetap mengapresiasi semangat juang tim.
"Sebenarnya itu karena kualitas Madura United yang mulai menekan dan menempatkan banyak pemain di area tengah. Mereka berhasil keluar dari tekanan kami dan mencetak gol penyeimbang lewat situasi bola mati," tutur Marcos Santos.
"Jadi, itu lebih karena usaha Madura yang membuat kami kesulitan bertahan."
Hasil imbang ini membuat Arema FC gagal merangsek ke papan atas klasemen sementara Super League 2025-2026.
Tim turun ke posisi 9 dengan perolehan 32 poin digeser Bhayangkara FC yang menang melawan Persik Kediri sehari sebelumnya.
Pemain Arema FC Gustavo Franca dijaga ketat pemain Madura United Pedro Monteiro saat laga pekan ke-22 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Sabtu (21/2/2026) malam.
Dukungan Penuh Tim di Bulan Ramadhan
Sementara itu pada bulan Ramadhan ini Arema FC akan menjalani empat laga dengan rincian 3 laga bermain tandang melawan Madura United, Borneo FC dan Bhayangkara Presisi Lampung FC, serta dan satu laga kandang menjamu Bali United.
Untuk itu manajemen memastikan dukungan penuh bagi tim dengan persiapan yang telah dirancang sejak sepekan terakhir bersama tim pelatih.
Salah satunya dengan memberi kenyamanan pemain selama menjalani laga tandang mengingat waktu yang cukup berdekatan.
“Pokoknya full service lah kita,” kata General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi.
Baca juga: Pemain Baru Arema FC Gemilang, Pelatih: Singo Edan Mulai Terbentuk
Sebab ia menegaskan target klub berjuluk Singo Edan itu menembus lima besar klasemen Super league 2025-2026.
“Karenanya kita harus mendapatkan tiga poin, tak terkecuali di laga away. Dengan apa yang kita lakukan, harapannya laga away ini kembali berbuah tiga poin,” pungkasnya.