Sir Jim Ratcliffe Dikecam Fans Man United usai Sebut Inggris Dijajah Imigran
– Pemilik minoritas Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, mendapat kecaman dari sejumlah kelompok suporter setelah menyebut Inggris telah “dijajah oleh imigran” dalam sebuah forum industri di Eropa.
Berbicara dalam European Industry Summit di Antwerp, taipan INEOS berusia 73 tahun itu mengatakan kepada Sky News secara blak-blakan pandangannya terhadap kaum pendatang di Inggris.
“Anda tidak bisa memiliki ekonomi dengan sembilan juta orang menerima tunjangan dan tingkat imigrasi yang sangat besar masuk,” ujar Sir Jim Ratcliff.
“Maksud saya, Inggris telah dijajah oleh imigran, bukan? Hal ini menghabiskan terlalu banyak uang.”
Ratcliffe juga menyebut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terlalu baik untuk menangani isu-isu sulit dan mengungkapkan bahwa ia pernah bertemu dengan pemimpin Reform UK, Nigel Farage, yang ia sebut sebagai “pria cerdas” dengan “niat baik”.
Baca juga: Benjamin Sesko Sesali Hasil Imbang Lawan West Ham Meski Jadi Pahlawan Man United
Dituding “Memalukan” dan Tak Peka
Kelompok suporter The ’58 merilis pernyataan pada Rabu (11/2/2026) malam waktu lokal yang menyebut perkataan Ratcliffe benar-benar memalukan.
“Pernyataan yang sangat tidak bijak dari Sir Jim Ratcliffe hari ini. Sekali lagi benar-benar memalukan, baik di depan kamera maupun saat diwawancarai,” tulis kelompok tersebut.
"Berkomentar soal isu-isu di negara kita sementara dirinya tinggal di Monaco untuk menghindari pajak cukuplah buruk tetapi komentar-komentarnya tentang Manchester United sangatlah mengkhawatirkan."
“Jika ukurannya adalah menunjuk manajer interim setelah memecat pilihan pertama karena keputusan awal merekrut Ruben Amorim adalah kesalahan, maka penilaian masih terbuka,” lanjut pernyataan itu.
Baca juga: Kata-kata Michael Carrick Usai Skor West Ham Vs Man United 1-1
The ’58 juga menyoroti kenaikan harga tiket laga, kebijakan yang dinilai memberatkan pemegang tiket musiman, serta rencana stadion baru yang disebut tidak diinginkan mayoritas penonton setia.
“Jika dia tidak bisa melihat alasan mengapa dirinya tidak populer, maka dia sepenuhnya delusional; sepenuhnya tak terhubung dengan basis suporter inti yang membentuk klub ini,” tulis mereka.
Sir Jim Ratcliffe saat menghadiri laga AS Monaco dan klub miliknya, OGC Nice. Ratcliffe merupakan salah satu pihak yang maju untuk berusaha mengambil alih Manchester United dari tangan keluarga Glazers. Terkini, Sir Jim Ratcliffe resmi mengakuisisi saham Man United.
Kekhawatiran atas Dampak Retorika
Manchester United Muslim Supporters’ Club turut mengeluarkan pernyataan keras.
Mereka menyatakan keprihatinan mendalam atas penggunaan istilah “dijajah” dan referensi positif terhadap Nigel Farage, tokoh politik yang selama ini dinilai kontroversial dalam isu imigrasi.
“Kami sangat khawatir dengan pernyataan yang menggambarkan Inggris sebagai telah ‘dijajah’ oleh imigran serta referensi positif terhadap figur politik yang retorikanya mengenai imigrasi dan komunitas minoritas telah lama memecah belah,” tulis mereka.
Kelompok tersebut menegaskan bahwa istilah “dijajah” bukanlah kata netral dan kerap digunakan dalam narasi sayap kanan ekstrem yang menggambarkan migran sebagai ancaman demografis.
Baca juga: Man United Disebut Kandidat Juara Musim Depan, Arsenal Tak Menakutkan
“Retorika seperti itu memiliki konsekuensi di dunia nyata. Inggris telah mengalami peningkatan kejahatan kebencian dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Islamofobia, anti-Semitisme, serangan bermotif rasial, dan permusuhan terhadap migran serta orang kulit berwarna,” lanjut pernyataan tersebut.
Mereka menekankan bahwa Manchester United adalah klub global yang dibangun di atas keberagaman pemain, staf, dan suporter dari berbagai latar belakang.
“Perdebatan tentang kebijakan imigrasi adalah sah. Namun, itu harus dilakukan secara bertanggung jawab, tanpa bahasa yang mengasingkan komunitas atau memperkuat narasi yang terkait dengan intoleransi,” tulis mereka.
Ratcliffe sebelumnya juga mengakui bahwa dirinya tidak populer di kalangan suporter Manchester United akibat sejumlah perubahan yang ia nilai perlu dilakukan.
“Saya sangat tidak populer di Manchester United karena kami membuat banyak perubahan. Namun untuk yang lebih baik, menurut pandangan saya – dan saya pikir kami mulai melihat beberapa bukti bahwa itu mulai membuahkan hasil,” kata Ratcliffe.
Ia menambahkan bahwa menangani isu besar seperti imigrasi dan ketergantungan pada tunjangan akan memerlukan langkah-langkah yang tidak populer serta keberanian politik.
Tag: #ratcliffe #dikecam #fans #united #usai #sebut #inggris #dijajah #imigran