Museum Dirgantara Mandala Bakal Kedatangan Pesawat Kepresidenan Soeharto
Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Kolonel Kal Christian Tri Aryono saat ditemui di Museum Dirgantara Mandala, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, Rabu (11/2/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
06:02
12 Februari 2026

Museum Dirgantara Mandala Bakal Kedatangan Pesawat Kepresidenan Soeharto

- Pesawat Fokker F-28 dijadwalkan menjadi koleksi terbaru Museum Dirgantara Mandala, Yogyakarta.

Pesawat kepresidenan pada era Presiden ke-2 RI Soeharto itu akan menambah daftar koleksi yang kini berjumlah 61 unit.

“Mungkin untuk pesawat yang bersejarah ini, untuk yang depan kami tunggu, itu adalah Fokker F-28,” kata Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Kolonel Kal Christian Tri Aryono, kepada wartawan, Kamis (11/2/2026).

Baca juga: DJKN Kemenkeu Lelang Pesawat Fokker F28 Seharga Rp 213 Juta, Mau?

Penempatan pesawat di Museum Dirgantara Mandala yang berada di kawasan Pangkalan Udara Adisutjipto, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, ditargetkan rampung dalam enam bulan ke depan.

“Sesuai perintah dari KSAU bahwa pesawat itu akan kami tempatkan di depan, dan itu untuk edukasi bahwa pesawat VVIP yang kita punya itu seperti apa,” jelas dia.

Dengan kehadiran pesawat andalan era Soeharto ini, Fokker F-28 tidak hanya akan menjadi pajangan.

Menurut rencana, pengunjung dapat melihat langsung hingga masuk ke dalam kabin pesawat.

“Jadi nanti para pengunjung itu bisa masuk langsung, melihat langsung pesawat VVIP yang kita punya,” tutur dia.

Baca juga: Bergantinya Warna Pesawat Kepresidenan Era SBY, Jokowi, dan Prabowo

Dulu digunakan Soeharto

Dilansir dari Kontan, pada medio 1970-an, Presiden Soeharto menggunakan Pesawat Fokker F-28 untuk kunjungan domestik.

Pesawat jet buatan Belanda itu telah dirancang dengan interior eksekutif, dari 70 tempat duduk untuk komersial hanya diisi separuhnya.

Fokker-28 kepresidenan ini dioperasikan oleh Pelita Air Service (PAS). Untuk kunjungan internasional, Presiden Soeharto memilih pesawat besar DC-10 Garuda Indonesia.

Hingga akhir 1980-an, pilihan itu tak berubah.

Tag:  #museum #dirgantara #mandala #bakal #kedatangan #pesawat #kepresidenan #soeharto

KOMENTAR