Juara Umum SEA Games 2025 Jadi Modal! PB Perpani Mulai Susun Peta Jalan demi Berprestasi di Asian Games Nagoya
–Kesuksesan tim panahan Indonesia menjadi juara umum SEA Games 2025 membuat Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) makin serius menatap Asian Games 2026. Federasi mulai menyiapkan peta jalan demi menorehkan prestasi di Nagoya, Jepang tahun ini.
Pada SEA Games 2025 di Thailand, tim panahan Indonesia berhasil meraih enam medali emas dan dua medali perunggu. Merah Putih mutlak jadi yang terbaik karena rival terdekat, Thailand sekaligus tuan rumah hanya dapat lima medali, dengan emasnya dua keping saja.
Kesuksesan itu membuat PB Perpani makin bersemangat untuk melanjutkan tren positif tim panahan Indonesia. Induk olahraga panahan di Tanah Air itu ingin bendera Merah Putih juga berkibar di kancah Asian Games 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Nagoya, Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober.
Hal itu dikatakan Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid. Federasi akan mempersiapkan peta jalan terbaik dalam Kerja Nasional (Rakernas) bertajuk Kolaborasi Inklusif dan Penguatan Organisasi untuk Akselerasi Meraih Prestasi Dunia di Tangerang Selatan, Banten pada Senin (9/2) dan Selasa (10/2).
”Rakernas ini harusnya untuk tahun lalu, tahun 2025. Namun, pada saat itu kita fokus semuanya kepada SEA Games dan alhamdulillah hasilnya baik. Ini membicarakan pertanggungjawaban 2025, dan juga memikirkan program 2026,” kata Arsjad usai membuka Rakernas.
”Jadi Rakernas ini membahas bagaimana kita bisa menyiapkan diri juga untuk Asian Games 2026 dan lalunya untuk Olimpiade (Los Angeles 2028). Fokus dilihat di situ,” tambah dia.
Arsjad menambahkan, PB Perpani akan membahas perihal bagaimana cara mempersiapkan atlet, melakukan pembinaan lebih maksimal, hingga mencari talenta baru. Tujuannya untuk mempercepat konsistensi prestasi pada 2025, bukan sekedar mempertahankan hasil.
”Nah, di sinilah makanya tahun lalu kita melakukan namanya Kejurnas (Kejuaraan Nasional) untuk junior. Jadi ini adalah bagian daripada Kejurnas-Kejurnas yang kita lakukan untuk mendapatkan talenta-talenta baru lagi. Nah, harapannya itu pembinaan dilaksanakan,” terang Arsjad.
Kejurnas Junior 2025 dmm diikuti 870 atlet dari 29 Pengprov, Kejurnas Senior di Bali dengan 310 atlet dari 22 Pengprov, serta Kejurnas Antarklub yang melibatkan 1.360 atlet dari 116 klub di seluruh Indonesia.
”Jadi balik lagi, Rakernas ini fokus terhadap bagaimana memastikan kita mempunyai atlet-atlet cadangan yang banyak, talenta-talenta baru, tapi bagaimana supaya mereka bisa berprestasi. Jadi khususnya bicara bukan hanya kuantitas, tapi kualitas,” jelas Arsjad.
Selain Kejurnas Junior pada Juni-Juli di Kudus, PB Perpani akan mengadakan pelwtihwn pelatih dan wasit (Juli–Desember), Kejurnas Antarklub Pelajar (September), Kejurnas Senior (Oktober), dan Kejurnas Antarklub Open (Desember).
Bukan cuma itu, PB Perpani juga akan memperkuat daya saing para atlet di ajang internasional. Caranya dengan menempatkan rangkaian turnamen global sebagai tulang punggung pengukuran performa atlet.
Ada tiga seri Hyundai Archery World Cup yang masuk dalam kalender internasional 2026. Yakni Stage 2 Shanghai, Tiongkok (5–10 Mei 2026), Stage 3 Antalya, Turki (9–14 Juni 2026), dan Stage 4 Madrid, Spanyol (7–12 Juli 2026).
Sekretaris Jenderal PB Perpani Irawadi Hanafi menambahkan, strategi federasi ke depan diarahkan pada pembinaan yang menyeluruh, membangun atlet, pelatih, tim ofisial dan sistem pendukung secara simultan. Semua itu dilakukan demi mewujudkan target, yang sejauh ini sudah ditetapkan pemerintah kepada tim panahan di Asian Games 2026. Yakni lebih baik dari edisi 2024 yang hanya dapat dua medali perunggu.
”Target dari pemerintah adalah meningkatkan apa yang sudah kita dapat di sebelumnya, waktu itu. Kita dapat perunggu, mudah-mudahan sekarang bisa emas,” ucap Irawadi Hanafi.
Tag: #juara #umum #games #2025 #jadi #modal #perpani #mulai #susun #peta #jalan #demi #berprestasi #asian #games #nagoya