Blok M Hub Gojek Berbenah Jadi Spot Gaul Jakarta, Integrasikan Transportasi, Kuliner, dan UMKM dalam Satu Kawasan
Kawasan Terminal Blok M kini bertransformasi menjadi Blok M Hub Gojek. Revitalisasi ruang publik ini merupakan hasil kolaborasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan PT MRT Jakarta (Perseroda). (dok. Istimewa)
20:52
9 Februari 2026

Blok M Hub Gojek Berbenah Jadi Spot Gaul Jakarta, Integrasikan Transportasi, Kuliner, dan UMKM dalam Satu Kawasan

Terminal Blok M, pusat transit sekaligus perbelanjaan bawah tanah yang legendaris pada 1990-an, kini hidup kembali dengan wajah baru yang lebih segar, modern, dan kekinian.

Sempat kehilangan daya tarik dan “mati suri”, kawasan tersebut kini bertransformasi menjadi ruang publik yang lebih hidup, yakni Blok M Hub Gojek.

Revitalisasi itu merupakan hasil kolaborasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan PT MRT Jakarta (Perseroda). Tujuannya untuk menghidupkan kembali kawasan Blok M sebagai simpul mobilitas serta pusat aktivitas ekonomi lokal.

Kerja sama tersebut tidak hanya menghadirkan perubahan fisik kawasan, tetapi juga memperkenalkan konsep transit-oriented development (TOD).

Lewat konsep tersebut, pengembangan kawasan diintegrasikan dengan sistem transportasi publik. Dalam hal ini, Blok M Hub Gojek diposisikan sebagai titik temu mobilitas warga urban serta menjadi ruang interaksi sosial dan pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Akses transportasi terintegrasi hingga pembayaran nontunai

Integrasi transportasi menjadi salah satu fokus utama pengembangan Blok M Hub Gojek. GoTo dan MRT Jakarta menghadirkan sejumlah pembaruan untuk memudahkan akses pengunjung, termasuk penambahan titik penjemputan dan pengantaran GoRide serta GoCar di area Blok M.

Baca juga: Lorong Bawah Tanah Blok M Hub yang Mulai Hidup Lagi

Selain kemudahan akses, pengunjung juga didorong menggunakan sistem pembayaran nontunai. Transaksi perjalanan dan aktivitas berbelanja di kawasan ini dapat dilakukan melalui GoPay, termasuk untuk pembayaran tiket MRT.

Integrasi tersebut diharapkan membuat perjalanan pengguna transportasi publik lebih praktis tanpa perlu berpindah platform atau metode pembayaran.

Dorong UMKM lewat kurasi kuliner yang viral

Karena menjadi titik temu mobilitas warga, Blok M Hub Gojek juga dikembangkan sebagai destinasi kuliner yang menampilkan berbagai pelaku UMKM.

Sejumlah gerai makanan yang belakangan ramai dibicarakan di media sosial dihadirkan di kawasan ini. Beberapa di antaranya adalah Cumitong dengan menu cumi saus telur asin dan Ayam Becek Legendaris dengan ayam panggang berbumbu spesial lengkap dengan saus ketumbar.

Baca juga: 29 Kuliner di Blok M Hub Terbaru 2026, Harga Mulai Rp 15.000

Ada juga olahan bakmi spesial karya lulusan Masterchef Ray Paramarta di restoran Bakmie Berkat.

Pengunjung dapat menikmati sajian kuliner tersebut secara langsung di kawasan Blok M Hub Gojek dengan pembayaran nontunai melalui GoPay ataupun memesannya melalui aplikasi GoFood.

Insentif promo untuk menggerakkan aktivitas ekonomi

Untuk mendorong kunjungan dan transaksi, GoTo turut menghadirkan sejumlah program promosi. Pengguna dapat mengakses laman khusus kurasi kuliner Blok M melalui aplikasi GoFood.

Selain itu, tersedia diskon hingga 30 persen untuk pemesanan tertentu yang menggunakan voucher GoDineIn.

Baca juga: Napas Baru UMKM di Basemen Blok M Hub

Melalui rangkaian insentif tersebut, kolaborasi GoTo dan MRT Jakarta diharapkan tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan antara transportasi publik, layanan digital, dan pelaku UMKM.

Pengembangan Blok M Hub Gojek itu menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan Blok M sebagai ruang publik yang relevan dengan kebutuhan warga kota serta menjadi contoh integrasi transportasi dan ekonomi lokal dalam satu kawasan terpadu.

Tag:  #blok #gojek #berbenah #jadi #spot #gaul #jakarta #integrasikan #transportasi #kuliner #umkm #dalam #satu #kawasan

KOMENTAR