Tugas Satpam Bukan Halangan Bagi Khoirul Anam Lanjutkan Pendidikan sampai S-2 dan Hasilkan 13 Karya Ilmiah
- Khoirul Anam, personel Satuan Pengamanan (Satpam) PKSS yang bertugas di BRI Kantor Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara, sangat berbeda dengan rekannya satu profesi. Walau bertugas di bagian depan perbankan, pria ini tetap bersemangat melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister atau S-2.
Tidak sekadar studi di perguruan tinggi, Khoirul Anam giat menulis karya ilmiah. Buktinya, 13 karya ilmiahnya dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional. Keseriusannya itu diganjar Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor tersebut diberikan atas capaian karya ilmiah terbanyak yang dihasilkan oleh seorang satpam.
Tidak hanya itu, Khoirul Anam pun rajin menulis sejumlah buku ber-ISBN yang terdaftar di Perpustakaan Nasional.
Anam mengaku ketertarikannya pada dunia kepenulisan tidak muncul secara tiba-tiba. Kebiasaan itu bermula pada 2019. Ketika itu dia mulai menulis buku mutasi satpam sebagai catatan tugas harian. Dari dokumentasi sederhana itu, aktivitas menulisnya berkembang menjadi karya ilmiah yang lebih terstruktur dan akademis.
Meski aktif menulis, Anam tetap menjadikan tugas pengamanan sebagai prioritas utama. Dengan latar belakang pendidikan hingga S-2, dia membagi waktu secara disiplin antara pekerjaan dan aktivitas akademik.
Waktu luang saat berjaga atau setelah pergantian shift dimanfaatkan untuk menulis. Sedangkan kegiatan perkuliahan dijalani pada akhir pekan.
"Bagi saya menulis adalah cara untuk terus belajar tanpa mengeyampingkan tanggung jawab utama sebagai satpam. Justru dari kedisiplinan dalam bertugas, saya belajar konsistensi dalam berkarya,” ujar Anam, Senin (9/2).
Apresiasi atas pencapaian tersebut juga disampaikan manajemen PKSS. Direktur Bisnis PT PKSS, Moh. Harsono yang hadir langsung dan menyerahkan penghargaan kepada Anam di kantor PT PKSS.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa profesionalisme satpam tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga kemauan untuk terus berkembang dan memberi nilai tambah,” ucap Moh. Harsono.
Penghargaan MURI itu secara resmi diserahkan pada akhir Januari 2026 dan menjadi rekor nasional pertama untuk kategori karya ilmiah terbanyak yang dihasilkan oleh anggota satuan pengamanan.
Capaian tersebut menegaskan bahwa profesi satpam memiliki ruang kontribusi yang luas, termasuk di bidang ilmu pengetahuan dan publikasi akademik.
Bagi PKSS, prestasi Khoirul Anam menjadi bukti keberhasilan pembinaan sumber daya manusia yang menekankan disiplin, profesionalisme, dan pengembangan diri berkelanjutan.
Harsono berharap capaian itu dapat memotivasi personel satpam lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, tanpa meninggalkan peran utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja.
Tag: #tugas #satpam #bukan #halangan #bagikhoirul #anam #lanjutkan #pendidikan #sampai #hasilkan #karya #ilmiah