Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
Ilustrasi suporter dan flare [Suara.com]
16:18
2 Februari 2026

Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap

Baca 10 detik
  • Insiden pelemparan petasan dari tribun pendukung Inter mengenai kiper Cremonese, Emil Audero, saat laga Serie A Senin dinihari WIB.
  • Pelaku pelemparan petasan tunggal tersebut kehilangan tiga jari karena petasan meledak di tangannya sendiri usai kejadian.
  • Inter Milan berpotensi menghadapi denda besar dan penutupan tribun stadion akibat insiden serius pelemparan flare tersebut.

Insiden serius mewarnai pertandingan Serie A antara Cremonese vs Inter Milan di Stadion Zini, Senin (2/2) dinihari WIB.

Laga yang dimenangkan Inter 2-0 berkat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski itu tercoreng aksi pelemparan petasan yang mengenai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero pada awal babak kedua.

Petasan tersebut dilaporkan dilempar dari sektor pendukung Inter Milan. Untungnya flare tersebut tak membuat Emil Audero mengalami cedera.

Dilansir dari Calciomercato, pelaku pelemparan petasan diidentifikasi beraksi seorang diri dan tidak terafliasi dengan kelompok ultras Inter Milan.

Ironisnya, tak lama setelah insiden itu, pelaku justru mengalami kecelakaan serius. Saat hendak menyalakan petasan lain, benda tersebut meledak di tangannya sendiri hingga menyebabkan ia kehilangan tiga jari.

Kronologi Emil Audero cedera kena flare fans Inter Milan. Kiper Timnas Indonesia luka bakar, pelaku kehilangan 3 jari akibat ledakan. Simak detailnya.[Dok. Fox Sports] PerbesarKronologi Emil Audero cedera kena flare fans Inter Milan. Kiper Timnas Indonesia luka bakar, pelaku kehilangan 3 jari akibat ledakan. Simak detailnya.[Dok. Fox Sports]

Pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Usai menjalani perawatan, ia dilaporkan akan langsung diamankan pihak berwenang.

Sebelum kejadian pelemparan flare, kelompok ultras Inter juga sempat membentangkan spanduk bernada solidaritas kepada tim dan pelatih, yang disinyalir berkaitan dengan isu kepemilikan klub.

Namun seusai laga, para pemain Inter memilih tidak mendatangi tribun pendukung untuk memberikan salam, diduga sebagai bentuk kekecewaan atas insiden tersebut.

Aksi pelemparan petasan ini berpotensi berujung sanksi berat bagi Inter Milan. Klub pemuncak klasemen itu terancam denda hingga 50 ribu euro, serta kemungkinan penutupan sebagian tribun di Stadion Giuseppe Meazza.

Ancaman tersebut menjadi krusial mengingat laga kandang Inter berikutnya adalah duel panas melawan Juventus.

Sementara itu, laporan lain menyebutkan ketegangan juga terjadi di Stasiun Cremona seusai pertandingan. Bentrokan kecil antara ultras dan aparat keamanan membuat sejumlah penumpang panik, bahkan beberapa orang turun ke rel untuk menghindari kericuhan.

Kontributor: Azka Putra

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #bukan #ultras #inter #pelaku #tunggal #pelempar #flare #emil #audero #akhirnya #ditangkap

KOMENTAR