Pelaku Lempar Petasan ke Emil Audero Kehilangan Tiga Jari Tangan
Kiper Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
14:43
2 Februari 2026

Pelaku Lempar Petasan ke Emil Audero Kehilangan Tiga Jari Tangan

- Suporter Inter Milan yang melempar petasan ke Emil Audero disebut kehilangan tiga jari tangan usai melempar kembang api yang kedua.

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero mengalami nasib sial usai terkena petasan kala membela Cremonese menghadapi Inter Milan di Stadion Giovanni Zini pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB.

Dalam pertandingan lanutan Liga Italia ini, Cremonese harus mengakui kekalahan dari Inter Milan dengan skor 0-2 dengan gol dicetak oleh Lautaro Martinez pada menit ke-16 dan Piotr Zielinski di menit ke-31.

Selain Cremonese yang menderita kekalahan, sang kiper, Emil Audero juga mengalami nasib malang usai terkena petasan yang dilempar suporter.

Peristiwa itu terjadi pada menit ke-49 dan membuat Emil Audero harus mendapatkan perawatan sebelum kembali mengawal gawang Cremonese.

Baca juga: Kena Petasan Saat Bela Cremonese, Profesionalisme Emil Audero Dipuji

Beppe Marotta Minta Investigasi

Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.AFP/PIERO CRUCIATTI Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.

Peristiwa itu kemudian membuat Presiden Inter Milan, Beppe Marotta berang dan meminta pihak berwenang segera melakukan investigasi.

“Situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun dalam karier saya. (Itu adalah) tindakan sensasional atas nama anti-sportivitas. Saya tahu pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan mereka," ujar Marotta dilansir dari

“Ini mungkin insiden terisolasi, kami menunggu hasil penyelidikan, tetapi kami berpikir sama seperti semua penggemar. Kami memiliki kewajiban untuk menciptakan budaya dan mencegah situasi seperti ini. Kami mengutuk insiden luar biasa ini," imbuh Marotta.

Pelaku Sudah DIketahui

Namun, laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa pelaku pelempar petasan yang mengenai Emil Audero telah diketahui dan disebut-sebut berasal dari tribun yang berisi pendukung Inter Milan.

Kabarnya, sang pelaku kehilangan tiga jari tangan saat melempar petasan yang kedua setelah petasan pertama mengenai Emil Audero.

Baca juga: Kisah Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese Usai Kalah dari Tim Jay Idzes

Setelah kejadian yang menimpa Emil Audero, ledakan lain kemudian terjadi dan saat itu kembang api yang dilempar tidak mengenai pemain.

Keributan kemudian terjadi di dalam tribun, ketika para suporter Inter marah kepada pengganggu dari luar ini.

Kabarnya, sang pelaku ini sudah teridentifikasi dan tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Cremona. Sang pelaku terkena cedera tangan dengan kehilangan tiga jari.

Kini, pelempar petasan ke Emil Audero saat pertandingan Cremonese melawan Inter Milan sudah ditangkap dan dilarang menonton sepak bola.

Masih ditunggu bagaimana reaksi dari pihak berwenang yang kabarnya bisa saja melarang suporter Inter Milan menghadiri pertandingan tandang.

Baca juga: Media Italia Sebut Emil Audero seperti Kucing Usai Ukir 6 Clean Sheet

Beppe Marotta selaku Presiden Inter Milan pun secara khusus menenangkan situasi dengan secara terbuka meminta maaf kepada warga Cremona.

Tag:  #pelaku #lempar #petasan #emil #audero #kehilangan #tiga #jari #tangan

KOMENTAR