Pembinaan Sepak Bola Putri Jangkau Kalimantan, Gandeng Eks Pelatih Timnas Indonesia
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono (tengah), dalam konferensi pers di Jakarta(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
22:28
20 Januari 2026

Pembinaan Sepak Bola Putri Jangkau Kalimantan, Gandeng Eks Pelatih Timnas Indonesia

Setelah sukses di Pulau Jawa, MilkLife Soccer Challenge melakukan ekspansi wilayah dengan merambah Pulau Kalimantan.

Terdapat dua kota baru, yakni Samarinda dan Banjarmasin, yang masuk rangkaian dari Soccer Challenge 2025-2026 Seri 2.

Dengan masuknya dua kota di wilayah Kalimantan, penyelenggaraan MLSC kini digelar di total 12 kota di Indonesia.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengungkapkan alasan menambah jumlah kota di MLSC Seri 2.

Menurutnya, langkah ini diambil agar turnamen tak berkutat di Pulau Jawa. Selain itu, Teddy juga melihat adanya respons positif yang melandasi keputusan akhirnya MLSC merambah ke wilayah Kalimantan.

"MLSC dirancang sebagai program jangka panjang. Setelah seri 1 berjalan dengan baik di 10 kota, kami melanjutkan ke Seri 2 agar para peserta memiliki kepastian kompetisi yang berkelanjutan," ujar Teddy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

"Konsistensi ini penting supaya atlet, orang tua, dan sekolah melihat sepak bola putri sebagai jalur pembinaan yang serius dan berkesinambungan," terangnya.

Gandeng Jacksen

Untuk meningkatkan kualitas kompetisi, MLSC Seri 2 pun menggaet Jacksen F Tiago yang kini menjabat sebagai Direktur Akademi Borneo FC dipilih untuk membantu pencarian bakat di wilayah Kalimantan.

Teddy mengungkap alasan menggaet Jacksen F. Tiago sebagai Head Coach Soccer Challenge bersama Timo Scheunemann.

"Coach Jacksen punya rekam jejak panjang dengan gelar juara di Liga Indonesia. Setelah diskusi dari beberapa kandidat, berdasarkan interview dan ngobrol, secara karakter dan rekam jejak adalah coach Jacksen. Kemudian dia juga mendapat izin dari Nabil Husein karena itu kami sepakat dengan coach Jacksen," kata Teddy.

"Hadirnya Jacksen yang reputasinya sudah tak diragukan lagi sebagai pelatih ataupun pemain kami harapkan mampu memantik semangat dan meningkatkan kualitas peserta serta prestasi di MLSC," tutur dia.

Digelar di 12 Kota

Penyelenggaraan MLSC Seri 2 di Kalimantan didukung penuh oleh Bayan Peduli. Kompetisi yang digagas Bakti Olehraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini masih mempertandingkan sepak bola putri KU8, KU10, dan KU12.

MLSC Seri 2 akan digelar di 12 kota yang terdiri dari Semarang, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Solo, Jakarta, Samarinda, Bekasi, Banjarmasin, Kudus, Surabaya, dan Malang. 

Adapun jadwal pada seri kedua ini berlangsung pada 13 Januari hingga 24 Mei 2026.

Setelah penyelenggaraan di seluruh kota telah rampung, program ini akan diakhiri dengan MLSC All-Stars yang mempertemukan seluruh talenta terbaik di setiap kota hasil kurasi sepanjang turnamen untuk nantinya mengikuti pelatihan intensif di MilkLife Soccer Extra Training.

Terdapat juga perubahan pada format pertandingan MLSC All-Stars 2025-2026, yang sebelumnya 7 vs 7 kini menjadi 9 vs 9.

Agenda All-Stars rencananya digelar pada Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

Tag:  #pembinaan #sepak #bola #putri #jangkau #kalimantan #gandeng #pelatih #timnas #indonesia

KOMENTAR