Dibebankan Target Juara, Fajar/Fikri Siap Kembalikan Kejayaan Ganda Putra di Indonesia Masters 2026
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri jadi salah satu wakil yang dibebankan target juara oleh pelatih dan PBSI di Indonesia Masters 2026. Duet jebolan PB SGS PLN Bandung itu pun siap menjawab tantangan tersebut sekaligus mengembalikan kejayaan ganda putra Merah Putih.
Fajar/Fikri merupakan duet andalan Indonesia di sektor ganda putra. Pasangan nomor empat dunia itu diharapkan bisa keluar sebagai juara pada Indonesia Masters 2026.
Harapan itu sesuai dengan target PBSI yang menginginkan satu gelar dengan ganda putra sebagai andalan. Fajar/Fikri pun menyadari adanya misi yang diminta oleh federasi kepada mereka di turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut pada pekan ini.
"Ya, yang pasti target itu pasti selalu ada ya, enggak hanya di Indonesia Masters, tapi di semua kejuaraan pasti target buat kami berdua pasti selalu ada," kata Fajar.
"Dan juga PBSI menargetkan kami berdua untuk bisa menjuarai di sini karena main di sini, kita tuan rumah," tambahnya usai pertandingan di Istora Senayan, Selasa (20/1).
Di sisi lain, Fajar/Fikri secara pribadi juga mengaku punya ambisi yang sama dengan PBSI. Mereka sudah berdiskusi dengan pelatih agar bisa kembali jadi juara setelah China Open 2025, turnamen terakhir yang merek keluar sebagai juara.
"Yang pasti juga sudah lama kami tidak mendapatkan gelar ya, setelah di China Open tahun lalu. Dan kami juga target pribadi dan target dari pelatih juga pengen kami memberikan yang terbaik, yaitu juara di sini," jelas Fajar.
Selain itu, ambisi dan motivasi Fajar/Fikri kian berlipat karena ingin mengembalikan kejayaan ganda putra Indonesia di Indonesia Masters 2026.
Sektor ganda putra memang pernah mendominasi dengan memenangkan gelar Indonesia Masters sejak edisi 2022 hingga 2024. Sayang tradisi juara terhenti pada edisi 2025.
Fajar yang masih berduet dengan Muhammad Rian Ardianto, harus puas jadi runer-up. Mereka kalah dari pasangan Malaysia pada partai puncak.
Selain itu, Fajar Alfian juga termasuk pasangan yang berkontribusi dalam kejayaan ganda putra Indonesia di ajang tersebut dengan menjuarai edisi 2022 bareng Rian.
"Sudah lama juga (ganda putra) tidak juara di Indonesia ini. Dan terakhir ya saya pribadi, 2022 (terakhir juara). Jadi memang sudah 3 tahun lamanya tidak juara di Istora. Dan sekarang saya pengen bersama Fikri menjadi juara di sini," ucap Fajar.
Fajar/Fikri sudah berhasil melewati rintangan pertama dengan mengalahkan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh (Taiwan) dengan skor 21-16, 21-10. Mereka tak menemui kendala berarti dalam laga babak 32 besar tersebut.
Selanjutnya, Fajar/Fikri berpotensi bentrok dengan rekannya Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di babak kedua. Skenario itu terjadi jika Leo/Bagas mampu menang atas Zhi Wei He/Huang Jui-Hsuan (Taiwan).
"Ya semoga bisa berhadapan dengan Bagas dan Leo ya. Ya pasti ada salah satu menguntungkan dan ada salah satu merugikannya," kata Fajar.
"Yang merugikannya pasti adalah ada salah satu yang gugur jika berhadapan dengan teman sendiri ya. Tapi menguntungkannya, ada wakil yang masuk ke 8 besar, sudah dipastikan," imbuhnya.
Tag: #dibebankan #target #juara #fajarfikri #siap #kembalikan #kejayaan #ganda #putra #indonesia #masters #2026