Taktik Jitu Bernardo Tavares Bawa Persebaya Libas Malut United 2-1
Rekor sebelas laga tak terkalahkan Malut United harus runtuh usai kalah 1-2 melawan Persebaya pada pekan ke-17 Super League 2025-2026.
Duel Persebaya vs Malut United berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore WIB.
Dua gol Persebaya diborong oleh winger andalan mereka, Paulo Gali Freitas (14', 37') dan hanya berbalas satu gol Malut United melalui Ciro Alves (61').
Kemenangan ini terasa manis bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares yang baru saja memulai debutnya sebagai pelatih kepala Bajul Ijo.
Persebaya berhasil meraih 28 poin dan mulai diperhitungkan sebagai penghuni papan atas klasemen sementara Super League.
Sementara itu, Malut United masih terpaku di peringkat keempat dengan 34 poin dan berpotensi tertinggal empat poin dari Persija dan Persib sebagai tim terdekatnya.
Taktik Bernardo Tavares
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, memberikan komentar terhadap penampilan Persebaya yang berhasil meraih kemenangan atas tim asuhannya.
Ia mengungkapkan bahwa taktik serangan balik cepat yang digunakan oleh Persebaya Surabaya menjadi faktor utama kekalahan timnya.
"Tavares memainkan sedikit collective defense, terus dia dengan defense counter yang cepat. Itu sangat jelas menurut saya dari sisi taktikal," ungkap Hendri dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya dikutip dari ANTARA.
Lebih lanjut, Hendri mengatakan, meskipun Malut United berhasil menguasai jalannya permainan dan berusaha keras mengejar ketertinggalan, mereka hanya mampu mencetak satu gol ke gawang tuan rumah.
Ia mengakui bahwa kekuatan pertahanan kolektif yang diterapkan oleh pelatih lawan cukup menyulitkan lini penyerangnya.
Duel penyerang Malut United, David da Silva, dengan bek Persebaya Risto Mitrevski. Hasil Persebaya vs Malut United rampung dengan skor 2-1, Sabtu (10/1/2026) sore WIB di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Strategi Gagal Total
Tim pelatih Madura United sempat mengganti strategi pada babak kedua dengan menurunkan pemain sayap yang lebih berfokus ke tengah, agar pemain bertahan sayap atau wingback dapat lebih aktif membantu serangan.
Namun, Hendri merasa perubahan strategi yang terbukti efektif tersebut dilakukan terlalu terlambat.
"Kami mengubah taktikal juga. Kami memasukkan beberapa sayap untuk main lebih ke dalam sehingga wingback kami lebih bisa keluar untuk menyerang dan itu terbukti efektif, tetapi terlambat," jelasnya.
Pemain Malut United, Taufik Rustam, juga sependapat dengan sang pelatih, menyatakan bahwa seluruh pemain telah berusaha keras untuk meraih poin di Surabaya, namun hasil akhir belum berpihak pada mereka.
"Ini menjadi batu loncatan kita untuk lebih baik lagi ke depannya," tambahnya.
Kekalahan ini juga menghentikan rekor positif Malut United yang tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan sebelumnya.
"Kekalahan ini semoga membuat kita lebih kuat lagi lawan berikut, Persib Bandung di kandang," tutupnya.
Tag: #taktik #jitu #bernardo #tavares #bawa #persebaya #libas #malut #united